Rabu, 13 Desember 2017

Yuk Hidup Sehat dengan Gaya Hidup Sehat yang Baik dan Benar

BULAN lalu aku dihubungi teman lama yang sekarang tinggal di Jambi. Dia minta ketemuan sama aku. Maklum karena lama nggak ketemu jadi kangen. πŸ€— Bukan cuman temen, tapi udah aku anggap seperti saudara sendiri malahan. Dia temen sejak kuliah di Jogja dulu. Tumben-tumbennya dia ngubungi aku. Aku pikir ada apa dia ke Jakarta. Ternyata dia lagi ngurusi adik perempuannya yang lagi dirawat di Rumah Sakit kenamaan di Jakarta.

Aku sempat kaget dan heran aja. Soalnya, adiknya yang sakit itu usianya masih muda banget. Usianya 22 tahun tapi udah kena penyakit stroke coba. Sebab, biasanya penyakit stroke itu di derita oleh orang yang udah mulai masuk usia 35 tahun ke atas.

(Narasumber Peluncuran Produk Asuransi Mandiri Heart Protection)

Penyakit stroke juga sering sebut sebagai penyakit mati setengah badan. Penyakit yang diderita sama adik perempuan temenku itu emang udah parah banget. Aku sangat prihatin. Separuh badan bisa digerakan dan separuh lagi udah nggak bisa digerakan. Aku nggak bisa bayangin, kalo setengah badan mati itu artinya otak pun hanya bekerja setengah badan. Jadi, untuk bicara dan gerak semuanya udah serba susah.

Dia cerita, kata dokter di Jambi pengobatan harus dilanjutkan di Jakarta. Karena alat di sini lebih lengkap di bandingkan Rumah Sakit yang ada di Jambi. Selama masa pengobatan udah banyak sekali biaya yang dikeluarkan sama pihak keluarga. Bayangkan, dari Jambi ke Jakarta aja udah cukup menguras dana. Belum lagi dengan pengobatan dan kebutuhan lainnya selama masa berobat.

Tapi namanya anak, orang tua akan melakukan apapun yang terbaik demi kesembuhan anaknya. Mana ada orang tua yang tega melihat anaknya menderita? Semuanya diupayakan oleh keluarga sampai menjual kebun untuk kesembuahan anaknya. Sampai pada akhirnya takdir berkata lain. Adik perempuan dari temanku ini meninggal dunia. Semoga amal dan ibadahnya diterima di sisi-Nya. Amien.
*****

Aku jadi inget tentang kejadian ini. Seolah lagi flashback sejak ikut acara peluncuran asuransi Mandiri Heart Protection (MHP) pagi tadi yang berlangsung di gedung AXA Tower tepatnya ada di Jl. Prof Doktor Satrio, Jakarta Selatan, Rabu (13/12).

Dalam acara ini, selain dihadiri oleh President Director AXA Mandiri, Jean-Philippe Vandenschrick, Director of Alternative Channel AXA Mandiri, Henky Oktavianus juga dihadiri oleh dr. Friens Sinaga spesialis bidang Kardiovaskular dari Rumah Sakit Columbia Asia Pulomas. Buat kamu yang belum tau nih, bidang Kardiovaskular adalah penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. Jadi kepakaran beliau udah nggak usah diragukan lagi yah. πŸ˜ŽπŸ‘

(Suasana Acara Peluncuran Produk Asuransi Mandiri Heart Protection)

Apa yang disampaikan oleh para narasumber semuanya benar. Sesuai fakta yang ada di lapangan. Tau nggak sih kalo rata-rata biaya untuk berobat jantung itu menghabiskan dana sekitar Rp 200 juta. Sedangkan kalo stroke lebih mahal lagi. Dua kali lipatnya, yaitu Rp 450 juta. Itu bukan angka yang kecil tapi sangat besar sekali loh. Apalagi kalo yang menderitanya adalah orang yang nggak mampu. Sungguh sangat kasian.

Tapi anehnya, tren dari penyakit jantung dan stroke menurut data dari Riset Kesehatan Kementerian Kesehatan trennya semakin meningkat. Nggak cuma diderita oleh orang tua aja tapi udah mulai menjangkiti usia muda. 😱 Kalo diprosentasikan mereka yang terkena penyakit jantung 39% diderita oleh usia di bawah 44 tahun, sisanya 22% diderita oleh anak muda dengan rentang usia antara 15-35 tahun. Oh my God. 😭

(Peragaan Resusitasi Pada Penderita yang Terserang Penyakit Jantung)

Saking bahayanya kedua penyakit ini, Yayasan Kesehatan Jantung Dunia atau World Heart Federation menyebut penyakit jantung dan stroke sebagai pembunuh nomor satu di dunia. Kalo di dunia aja udah jadi nomor satu, itu artinya otomatis juga di Indonesia bro. Nggak main-main loh, tercatat mereka yang udah meninggal dunia karena sakit jantung dan stroke sebanyak 17,3 juta orang selama satu tahun. Bayangkan, itu jumlah manusia meninggal bukan uang.

Kalo kata dr. Friens, penyakit jantung dan stroke itu silent killer dalam penyampaian materinya di depan tamu undangan, media, dan teman-teman blogger. Nah, buat kamu yang masih sehat perlu melakukan pencegahan penyakit jantung dan stroke sesuai anjuran dari dr. Friens. Ibaratnya, "Sedia payung sebelum hujan." Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kasian kamu yang nanti terkena juga kasihan pihak keluarga yang dibebani. Di antara pemaparan dari dokter pencegahan yang dapat dilakukan adalah:

Istirahat Cukup
Ini penting banget. Para pekerja media dan juga blogger, seringkan kalian begadang atau lembur untuk nulis reportase atau posting artikel. Bukan juga yang kerja di media aja sih, profesi apapun berlaku juga untuk istirahat cukup. Apalagi kalo lagi dikejar deadline. 😁 Nah, mulai sekarang ini jangan sering dilakukan yah. Kata bang haji Rhoma Irama pun begadang itu nggak baik kecuali terpaksa dan terpepet. Tapi terpaksa juga jangan tiap hari juga kali.

Kurangi Makan Makanan Cepat Saji
Jujur, aku juga suka makan-makanan ini. Sejak tau risiko dan bahanyanya makanan cepat saji, aku jadi mikir dua kali. Pokoknya harus mengurangi, bila perlu nggak usah makan makanan cepat saji, fast food, atau junk food. Kamu tau nggak sih kenapa makanan cepat saji juga memicu penyakit jantung atau stroke? Karena kadar atau kandungan garam pada fast food kata dokter sangat tinggi. Makanya, kalo kamu pengen awet muda, kasih ajah garam yang banyak nggak usah ke klinik perawatan hahah kata dokter sambil becanda.

Gaya Hidup Sehat
Gaya hidup yang serba praktis dan canggih ini juga faktor utama memicu tingginya angka penderita penyakit jantung dan stroke di usia muda. Bagaimana enggak, semuanya udah serba pake remote kata dokter. Sampe nyalain televisi aja pakenya remote. Udah ada remote pun orang masih banyak yang males ngambil remote pake tangan, malahan pake kaki. Hayuk ngaku siapa yang suka ambil remote atau malah ganti channel televisi pake kaki? 😬

Belum lagi dengan kecanggihan handphone yang memudahkan segalanya. Mulai dari pesen makanan sampai ojek online pun sekarang bisa dilakukan menggunakan yang namanya handphone. Dunia serasa sempit sekali, sesempit ukuran layar handphone kita. Hampir semua kebutuhan manusia udah bisa dilakukan hanya pake handphone. Alasan itulah yang bikin orang kadang lebih panik ketinggalan handphone dibandingkan kalo ketinggalan dompet. Handphone udah beralih fungsi nggak cuma buat komunikasi tapi jauh lebih dari semua itu.

Kurang Olahraga
Ini juga nggak kalah penting. Kalo pengen sehat dan terhindar dari yang namanya penyakit jantung dan stroke, kamu harus rajin dan rutin olahraga. Jangan yang berat-berat dulu. Mulai dari yang ringan-ringan aja. Minimal satu minggu sekali dengan durasi 30-60 menit. Bentuknya itu bisa olahraga jogging atau olahraga apapun yang kamu suka. Asal jangan olahraga catur aja yah. Itu sih olahraga pikiran bukan olahraga fisik bro! πŸ˜‚

Asuransi Perlu Apa Nggak?
Kalo ditanya apakah asuransi perlu apa enggak kalo menurut aku perlu yah jawabannya. Kitakan enggak tau kedepannya gimana? Daripada nanti kenapa-napa kena penyakit jantung atau stroke bebani keluarga terutama di biaya, mending mulai sekarang ikutan asuransi. Asuransi yang bisa kamu coba mungkin asuransi dari AXA Mandiri ini. Mereka baru launching program baru mereka namanya Mandiri Heart Protection (MHP).

Preminya murah, ada yang Rp 70.000 sampai dengan Rp 1.170.000. Kalo di asuransi lain pembayaran premi harus setiap bulan, di AXA cuma 10x pembayaran dalam satu tahun aja. Nggak sampe 12x atau 12 bulan melakukan pembayaran premi. Jadi, kalo ditotal setiap tahunnya untuk pembayaran mulai dari Rp 700.000 sampai Rp 11.500.000. Santunan yang diperoleh mulai dari Rp 50 juta sampai dengan Rp 250 juta.

(Foto Keluarga Bersama)

Masa pertanggungan di usia 65 tahun dengan usia masuk 18 - 55 tahun (ulang tahun terakhir). Oh iya, kamu juga nggak usah takut atau khawatir karena asuransi AXA Mandiri ini terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Terus kalo kata Bapak Hengky Octavianus, "Biasanyakan orang itu males ikut asuransi takut kalo uang pembayaran premi yang udah disetorkan hilang. Di kita, nggak ilang, malahan nambah. Kalo sampe 10 tahun nggak pernah melakukan klaim, maka pengembalian premi adalah 105%." Wih, mantap juga yah inovasinya.

Sekian dulu yah untuk postingan kali ini. Semoga reportase liputan acara AXA Mandiri ini bermanfaat buat kamu yang lagi bingung cari informasi asuransi yang sesuai. Juga buat kamu untuk jaga-jaga di usia senja jika nanti terkena penyakit jantung atau stroke. Toh duit kita nggak ilang kok. Jadi, niatkan aja nabung atau investasi gitu. Akhir kata, salam blogger. ● Dede Ariyanto

24 komentar:

  1. Penting banget ya mencegah penyakit jantung. Soalnya aku punya kenalan yang kena penyakit jantung di usia muda. DUh aku ikutan jadi trauma sendiri, mas. Untungnya ada Axa Heart Protection yang perlindungannya tepat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, yah. Naudzubillah.. semoga kita dijauhkan dari yang namanya penyakit jantung dan stroke. Amien.

      Hapus
  2. Axa Mandiri sudah pas keluarkan produk Mandiri Hearth Protectio, sebab kawula muda perlu memikirkan resiko kesehatannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, enaknya lagi kita nggak usah takut premi ilang idep-idep nabung aja yah mas kalo udah 10 tahun nggak pernah klaim duit dibalikin lagi malahan jadi 105%. 😱

      Hapus
  3. Wah ada foto keluarganya di situ. Semoga sehat semua ya yang ada di foto itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amien. Iya, mbak. Ini foto keluarga AXA Mandiri hehe 😍

      Hapus
  4. benaran kurangi, makanan cepat saja, baiknya masak sendiri ya lebih tahu kualitasnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener, untung Farichatul Jannah suka masak. 😍

      Hapus
  5. Makanan cepat saji itu memang menggoda iman ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Juga menggoda dompet mbak Eni wkwk 😁

      Hapus
  6. Wah semuda itu udh kena stroke??? Emang ternyata jantung dan stroke menyerang usia muda akrg ya. Karena itu penting proteksi finansial dgn AXA mandiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya harus ada langkah preventive atau jaga-jaga gitu. Ibarat kata sedia payung sebelum hujan. πŸ€—

      Hapus
  7. Mencegah emang lebih baik daripada mengobati, selain gaya hidup sehat juga didukung oleh proteksi dari Asuransi MHP.

    Bener kata mas dede bilang, kita anggap seolah-olah nabung aja biar nda berasa hehe dan sehat terhindar dari segala penyakit, Aamiin.

    BalasHapus
  8. Nabung.. nabung.. nabung.. karena kesehatan itu mahal dan investasi yang paling bermanfaat!, thanks for sharing Mas Dede

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nabung yang bisa kasih kita perlindungan kalo bisa hehe 😎

      Hapus
  9. Tmnku dulu meninggal muda juga krn jantung, malah meninggalnya abis main bola :(
    Emang kudu aware sama penyakit yang satu ini ya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. innalillahiwainnailaihirojiun, padahal lagi olahraga yah. Semoga amal dan ibadahnya diterima oleh Allah dan ditempatkan di sisi-Nya. Amien.

      Hapus
  10. Aku kaget ternyata seusia 20 tahunan juga bisa kena penyakit jantung ini. Harus rajin rajin olahraga dan makan sehat. Tapi suka kegoda makanan lemak dan minyak. Khilaf deh hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu tuh harus waspada mbak tahan godaan iman hehe

      Hapus
  11. Agak ngeri juga ya sama penyakit jantung, walau masih muda tetap harus aware banget ya. Gaya hidup nih yang harus dibenerin. Mesti kurangi sama yang instan-instan yaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kalo yang suka sama yang instan-instan biasanya umurnya juga suka instan. Soalnya makanan instankan banyak mengandung bahan pengawet yang kurang bagus buat tubuh. 😱

      Hapus
  12. ansuransi penting banget, buat persiapan kalau kalau harus berobat dan dirawat segala.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget tuh, minimal kita punya satu asuransilah. Jangan nggak sama sekali. Itu namanya nekat hehe πŸ€—

      Hapus

Terimakasih yah udah ngunjungi blogku ini. Maaf banget, komentar yang isinya iklan, link hidup, sara, pornografi dan spam bakalan aku hapus!


Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Karya Buku





Komunitas Blogger

Indoblognet
BloggerCrony Community


Komunitas ISB

Blogger Reporter Indonesia

Populer Post

Arsip Blog

Label

Arsip Blog