Jumat, 27 Mei 2016

Beragam Fasilitas Lengkap di CitraRaya Tanggerang

PADA akhirnya, kita pasti akan kembali pulang setelah capek seharian aktivitas. Pulang ke tempat yang nyaman. Apalagi kalau bukan pulang ke rumah. Rumah tempat di mana kita bisa melupakan sejenak semua pekerjaan dan rutinitas hidup. Melupakan semua masalah, menghilangkan kantuk, lelah, penat yang membuat badan terasa capek dan letih. Maka tak heran jika ada peribahasa Arab mengatakan “baiti jannatii” yang artinya “rumahku surgaku.”

Foto Bersama di depan Gubug Makan Mang Engking

Rumah terkadang dijadikan sebagai lambang atau identitas. Lambang kemapanan seseorang dalam bekerja. Maka tak heran semua orang berlomba-lomba mendapatkan rumah idamannya. Meski harus bekerja, berjuang dan berdo’a ekstra keras. Asal semuanya itu dilakukan dengan cara yang hallal dan sah. Tapi yang terpenting dari semua itu adalah, rumah itu tempat berlindung dan kembali.

Bagi mereka yang tinggal di pedesaan mungkin tidaklah sulit mencari tanah untuk kemudian dibangun rumah. Masih tersedia banyak lahan kosong di sana. Tapi lain cerita jika kita ingin membangun rumah di Jakarta. Jakarta itu pusat atau jantungnya Indonesia. Jakarta sudah sedemikian sesak, sumpek dan padat dengan perumahan warganya.

Tanah di Jakarta sulit didapatkan, kalau pun ada pasti harganya selangit alias mahal. Belum lagi dengan bencana tahunan seperti banjir yang sudah ‘akrab’ dengan warganya dan kebakaran yang siap mengancam setiap saat. Maka, jika tidak kuat iman dan mental lebih baik jangan tinggal di Jakarta.

Alternatif lain yang kerja di Jakarta biasanya lebih memilih membangun atau membeli rumah menepi dari pusat kota Jakarta seperti di Bekasi, Depok, Bogor dan sekitarnya. Walau harus pulang-pergi dengan transportasi yang kurang memadai. Kenapa saya menulis kurang memadai? Setiap hari, Jakarta tiada hari tanpa macet. Moda transportasi terkadang sering telat dan bisa saja terlambat sampai tempat kerja jika tidak disiplin berangkat lebih awal atau pagi dari rumah.

Saya hampir tidak menyangka dan tidak percaya. Kamis, 21 Mei 2016 saya dan teman-teman blogger pergi atau tour ke perumahan CitraRaya yang ada di Tanggerang. Tidak percaya bagaimana mungkin perjalanan Jakarta-Tanggerang bisa ditempuh sedemikian singkat ± satu jam setengah saja. Itu karena menggunakan jalur cepat jalan Tol Jakarta-Merak.

Sesampainya di sana tidak seperti perumahan pada umumnya, di sini lahan atau areanya sangat luas sekali. Bagaimana tidak, total lahannya saja mencapai 2.760 Hektar (ha) dan dihuni lebih dari 65.000 jiwa. Perumahan ini sebenarnya dibangun dan dikembangkan sudah lama sejak 1994 oleh PT Ciputra Residence dibawah Ciputra Group.

Ternyata, CitraRaya adalah proyek terbesar yang dimiliki oleh Ciputra Group. Nantinya, CitraRaya akan jadi percontohan atau pilot project dalam mengembangkan sebuah kawasan yang berwawasan lingkungan yang tertuang dalam program EcoCulture. Kelak, program ini akan diterapkan diberbagai proyek yang dikembangkan oleh Ciputra Group baik di Indonesia maupun Mancanegara. Wow! Pantas saja luas, yah?
*****

Dengan mengendarai dua mobil, kami diajak jalan-jalan dan diperkenalkan satu persatu fasilitas-fasilitas yang ada di CitraRaya oleh pemandu. Apa-apa yang dibutuhkan oleh setiap warganya semua ada di sini. Mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan, rekreasi keluarga, perbankan, pasar modern, pusat otomotif, pusat lifestyle, hingga pusat jajanan dan kuliner. Mantap!

Fasilitas pertama di CitraRaya yang kita datangi adalah Citra Raya Food Festival atau disingkat dengan Ciffest. Letak atau posisinya tidak jauh dari gerbang CitraRaya. Ada apa aja sih di sini? Segala jenis restoran keren ada di sini. Misalnya nih, yah: McDonald’s, KFC, Solaria, Warung Tekko, Pizza Hut, Hoka Hoka Bento dan masih banyak lagi. Tersedia juga jaringan wireless atau Wi-Fi. Bisa internetan sambil nyemil, makan atau nongkrong bareng teman-teman jadi tambah asyik dan seru bukan?

Selfie Bareng depan Chiffest

Sepanjang jalan Boulevard juga banyak ruko-ruko terhampar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan gaya hidup setiap warganya. Ada Ace Hardware dan Informa, siapa yang tak kenal? Pusat perlengkapan hardware dan furniture ternama dan berkualitas untuk melengkapi kebutuhan rumah tangga. Lokasinya ada di CitraRaya Square bersebelahan dengan pusat perbelanjaan Giant Hypermart, tinggal nyebrang sedikit dari Chiffest sampai deh.

Tidak sampai di situ, ada juga fasilitas Auto Center. Sesuai namanya, ini adalah tempat buat penggemar otomotif. Mulai dari service, modifikasi atau mencari mobil baru dan habis pakai bisa diperoleh di kawasan ini.

Kemudian ada fasilitas City Market, fasilitas ini adalah yang pertama sejak CitraRaya dibangun dan dikembangkan hingga sekarang. Beroperasi sejak 2005 dengan konsep seperti pasar modern. Menariknya, tidak hanya warga CitraRaya saja yang berbelanja di sini, tetapi juga warga sekitar CitraRaya yang ikut berbelanja untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

Ada kabar baik, sejak 2013 CitraRaya bekerja sama dengan Mitsui Fudosan Residential membangun kawasan CBD (CitraRaya Business District) yang kemudian disebut dengan Ecopolis. Kalau di Jakarta bisa dibilang hampir sama dengan kawasan SCBD. Luas areanya saja diperkirakan mencapai 100 Hektar (ha). Di dalamnya sedang dibangun EcoPlaza, EcoClub House, Hotel dan Little Kyoto EcoPark.

Little Kyoto CitraRaya Tanggerang Masih Dibangun

Tak lama mobil kami pun berhenti lagi, kata pemandu "Teman-teman, ayok turun dulu. Kita sudah sampai di Little Kyoto EcoPark." Meskipun masih dalam proses pembangunan, yang membuat saya kagum pembangunan ini terinspirasi dari resort Kyoto yang ada di Jepang.

Kalau yang sudah pernah ke Jepang pasti tau tempat ini. Saya sendiri belum pernah ke sana, makanya kelak kalau udah selesai pembangunannya pengen lagi diajak ke sini. Menurut buku biografi Steve Jobs, siapa yang tak mengenal sosok almarhum pendiri Apple, desain produk-produknya yang elegant nan cantik, ternyata produk-produk Apple konon terinspirasi dari keindahan dan kesederhanaan resort yang ada di Kyoto ini. Lihat deh dua film biografi Steve Jobs, di film tersebut resort Kyoto nampak begitu indah dan cantik tata kelolanya.

Little Kyoto EcoPark di CitraRaya Tanggerang rencananya akan didesain sama dengan yang ada di Jepang. Wih... saya jadi penasaran dan tidak sabar. Di sini nantinya akan dijadikan ruang terbuka hijau untuk warga melakukan olah raga, bersosialisasi dan berekreasi. Material-material alami seperti batu, kayu dan bambu akan mendominasi area terbuka hijau ini sesuai aslinya di Jepang.

Setelah puas berfoto selfie dan welfie rombongan diajak ke tempat yang seger-seger. Obyek wisata atau tempat rekreasi yang ada CitraRaya dunia air atau Water World. Sayangnya kita semua tidak ada yang membawa baju ganti, jadi gak nyemplung, deh. Enaknya, selain penghuni CitraRaya warga sekitar pun bisa berkunjung ke sini. Tanpa harus keluar kota Tanggerang untuk rekreasi. Segala jenis wahana air lengkap di sini. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa bisa menikmati wahana yang sesuai.

Keseruan Wahana Water World

Bersebelahan dengan Water World ada World of Wonders. Apa itu World of Wonders? Merupakan Theme Park pertama di Tanggerang. Masih tempat rekreasi juga. Tidak hanya berekreasi di sini orang tua selain bisa menikmati 30 wahana permainan yang ada, para orang tua bisa mengedukasi atau mengajarkan pendidikan sambil bermain kepada sang buah hati. Karena di dalamnya terdapat miniatur keajaiban yang ada di dunia seperti Candi Borobudur, menara Miring Pisa Italia, piramida dan lainnya lengkap dengan informasi yang menarik.

Water World dan World of Wonders menempati area dengan total 4,6 Hektar (Ha) selain pertama di Tanggerang juga terbesar, loh. World of Wonders sendiri resmi dibangun sejak 2012 dan dibuka untuk umum. Oh ya, just info for you, nih. Selain perumahan di CitraRaya juga tersedia Amaris Hotel menyusul Yellow Hotel disediakan bagi mereka yang datang dan menginap dari luar kota.

Tak terasa perut kami sudah mulai keroncongan nih dan tak bisa lagi dikompromi. Tanda saatnya harus makan. Rombongan segera menuju ke Gubuk Makan Mang Engking. Yang lokasinya ternyata tidak jauh dari Water World dan World of Wonders. Memasuki Gubuk Makan Mang Engking, ah saya jadi inget dengan cabangnya yang ada di Jogja. Resmi dibuka sejak April 2015 tak jauh berbeda konsep modelnya dengan cabang yang ada di Jogja dan kota lain.

Suasana Gubuk Makan Mang Engking

Menganut konsep "Kembali ke Alam" dan filosofi "Air Menenangkan" berupa saung di atas air didominasi bambu dan air. Tambahan lainnya yang tak kalah keren adalah hamparan danau buatan CitraRaya yang sangat sayang sekali untuk tidak diabadikan kamera. Sepanjang mata memandang sembari menunggu hidangan datang. Angin yang berhembus sepoi-sepoi, udara yang sejuk ditambah alunan musik khas daerah Pesundan membuat siapapun betah berlama-lama di sini.

Menu makanan utama di sini adalah seafood yang sangat segar dan menggugah selera. Yang tak suka seafood tenang masih ada pilihan lainnya, kok. Selain saung di atas air juga ada fasilitas lain seperti arena bermain anak, meeting room, tempat ibadat dan kolam terapi ikan yang pasti membuat ketawa penggunanya karena kakinya dikerumuni ikan kecil-kecil.

Menu Makan Gubuk Makan Mang Engking

Akhirnya, saya mengucapkan terimakasih banyak kepada CitraRaya yang sudah memberikan kami kesempatan jalan-jalan dan makan. Juga mas-mas pemandu CitraRaya yang baik hati, tidak sombong dan rajin menabung hi hi. Kurang apa coba. Sangat komplitkan semua fasilitas di CitraRaya? ● Dede Ariyanto

11 komentar:

  1. Bener-bener wah deh kalau punya rumah di Citra Raya Tanggerang.
    Fasilitasnya itu lho, keren banget :)

    Jadi kangen pengen makan lagi di Gubuk Makan Mang Engking :) hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyiknya mas Bowo punya rumah di Citra Raya,nih

      Hapus
    2. Nah itu, salah satunya juga yang bikin kangen.. Ha ha ha 😆

      Hapus
  2. idaman juga punya rmh disini, fasilitas apa aja ada... gak perlu macet2an juga...

    BalasHapus
  3. yang water world itu bener mas, ga bawa baju ganti
    jadi ga bisanyemplung deh hi hi hi :)

    btw, yang saung mang engking itu sumpah, bikin betah ga mau pulang wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada yang terhanyut dalam mimpi nih kayaknya di Saung Mang Engking ha ha ha 😀

      Hapus
  4. Next kita ajak jalan2 lagi yaaah... pastinya kita akan ajak ubek-ubek CitraRaya... hehehe

    BalasHapus
  5. Hayok mas siap. Ditunggu kabar baiknya. Jangan lupa ajak saya lagi, yah.. He he he ☺️

    BalasHapus

Terimakasih sudah turut berpartisipasi di blog ini dengan cara menulis komentar. Komentar yang berisi iklan, sara, pornografi dan spam terpaksa dihapus! :)

Search

Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Komunitas Blogger

Blogger Reporter Indonesia



Fun Blogging


Warung Blogger


BloggerCrony Community

Karya Buku





Cuit-Cuit Yuk!