Selasa, 05 Juli 2016

ILY from 38.000 Feet: Dari True Story, Novel, Hingga Layar Lebar

LEBARAN ini banyak film bagus yang bisa kita tonton. Salah satunya adalah “I Love You from 38.000 Feet” yang sudah mulai tayang hari ini, iya hari ini, Selasa (5 Juli 2016) di bioskop-bioskop terdekat kesayangan kamu.

Sayangnya, sidang isbat semalam memutuskan bahwa lebaran Idul Fitri 1437 H jatuh pada hari Rabu (6 Juli 2016). Sehingga film ini bukan tayang di hari lebaran tapi satu hari sebelum lebaran jika ikut peraturan pemerintah. Sekadar saran, nonton paling enak pas lebaran atau setelahnya, biar bisa sambil makan popcorn dan minum Pepsi. Lebih seru dan asyik dong pastinya nonton sambil ngemil.

I Love You from 38.000 Feet

Saya sendiri sudah nonton duluan pas Press Screening filmnya di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (28 Juni 2016). Tuh bukti tiketnya ada di bawah ini hi hi hi Sengaja saya menulisnya hari ini menunggu moment yang tepat dengan pemutaran filmnya.

Tiket Press Screening I Love You from 38.000 Feet

Ngomongin film I Love You from 38.000 Feet, mengingatkan saya pada tragedi kecelakaan naas pesawat AirAsia yang jatuh di lautan Rabu (31/12/2014). Saat itu pemberitaan media heboh baik cetak maupun elektronik.

Dari peristiwa tersebut ada yang menyita perhatian media dan netizen. Yakni pesan cinta yang dikirimkan oleh pramugari cantik bernama Khairunnisa Haidir Fauzi atau yang akrab dipanggil dengan Nisa detik-detik sebelum pesawat jatuh.

Dari ketinggian 38.000 Feet, melalui akun Instagram-nya, Nisa sempat mengirim pesan cinta untuk kekasihnya, Divo. Berupa secarik kertas yang bertuliskan “I Love You from 38.000 Ft” yang dipotret menghadap jendela kabin pesawat dan mengunggahnya ke Instagram.

Yang memilukan sekaligus mengharukan, dikabarkan beberapa hari lagi Nisa dan kekasihnya Divo akan melangsungkan pernikahan. Sontak saat itu juga tangis keluarga, sahabat dan sanak saudara tak terbendung. Awalnya sempat tak percaya atas kecelakaan yang menimpa Nisa. Pun dengan kekasihnya, dan tak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa mendo’akan Nisa agar mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya.
*****

Novel I Love You from 38.000 Feet
Kurang dari dua tahun kemudian telah di-launching novel dengan judul yang sama “I Love You from 38.000 Feet” yang ditulis oleh Georgia Patricia Titi Sari alias Tisa TS di Toko Buku Gramedia, Matraman, Jakarta Sabtu (23 April 2016).

Saya tidak mengatakan bahwa novel tersebut “menjiplak” kisah yang menimpa pramugari AirAsia Nisa. Lebih tepatnya mungkin terinspirasi. Dan itu sah-sah saja menurut saya. Tidak ada yang salah. Jadi biar lebih menghayati sebaiknya sebelum nonton kamu juga perlu membaca novelnya dulu.

Novel I Love You from 38.000 Feet

Peluncuran novel dilakukan setelah proses pembuatan film selesai. Prediksi saya, ini berarti sebelum launching naskah novel sebenarnya sudah jadi. Baru setelah proses syuting film selesai, novel dicetak dan segera diluncurkan.

Pasalnya film ini diangkat dari novel tersebut. Begitu juga dengan penulis skenario film ini, orang yang sama dengan penulis novel yang sama pula. Dalam peluncuran novel Tisa TS juga mengajak para pemain film ILY from 38.000 Feet. Tak disangka pre-order 1.000 novel langsung ludes dan mendapatkan antusias tinggi bagi pecinta buku Indonesia.

Dari kisah nyata atau true story pramugari Nisa, novel karya Tisa TS, sekarang kita beranjak ke layar lebar. Film ini masuk kategori drama romantic. Diperuntukkan buat kamu yang sudah berumur 13+ atau 13 tahun ke atas. Di film ini tidak ada adegan ciuman bibir. Seingat saya ada adegan pelukan, cium pipi dan kening. Sebenarnya tidak boleh yah, kan belum muhrim he he

Pemeran utamanya adalah Michelle Ziudith (Aletta) dan Rizky Nazar (Arga). Aletta memiliki karakter perempuan ceria, berjiwa petualang dan suka berkelana ke penjuru Indonesia. Dia juga keturunan ningrat berdarah biru akan tetapi masih Jomblo.

Sedangkan Arga seorang yang pendiam, calm, dingin atau cool. Akibat sifatnya yang cool ini susah sekali mendapatkan pacar. Menurut Derby Romero (Rimba) teman Arga, sudah banyak cewek cantik yang jatuh cinta dan mencoba pendekatan dengan Arga. Namun selalu gagal karena Arga itu pendiam.

Suatu ketika, keduanya dipertemukan di dalam satu pesawat tujuan penerbangan yang sama ke Bali. Di dalam pesawat, Aletta mendapat gangguan dari cowok alay dan untungnya ada Arga. Sejak saat itu, keduanya menyimpan rasa berlanjut hingga Bali. Sayang, Arga itu seorang pendiam, sehingga cenderung yang mencuri perhatian dan agresif selalu dilakukan oleh Aletta duluan.

Selain Arga dan Aletta ada pemeran lain yakni, Ricky Cuaca (Bugy) dan Tanta Ginting (Jonah). Ceritanya mereka berempat tergabung dalam projek pembuatan video Geography Channel yang dibawakan oleh Aletta sebagai presenternya.

Singkat cerita, setelah proses pembuatan video mereka selesai dengan sedikit konflik cekcok dan adu mulut antara Arga dan Jonah lantaran Aletta. Namun pada akhirnya mereka berempat kompakkan dan menjadi team yang kuat dan solid. Mau menerima pendapat masing-masing.

Aletta harus berpisah dengan Arga dan terbang ke Jakarta untuk merayakan ulang tahunnya beberapa hari lagi. Hari yang ditunggu pun tiba. Aletta merayakan ulang tahunnya. Di sisi lain, Arga menyusul ke Jakarta untuk menemui dan merayakan ulang tahun Aletta. Namun sayang rupanya jadwal penerbangan pesawat tertunda. Sehingga memasuki detik-detik perayaan ulang tahun Arga hanya bisa mengirim ucapan selamat ulang tahun via pesan singkat WhatsApp.

Akhirnya Arga pun berani menyatakan cintanya dengan cara memotret secarik kertas bertuliskan I Love You from 38.000 Feet. Persis dan sama dengan apa yang dilakukan oleh Nisa pramugari AirAsia. Bedanya Arga mengirim menggunakan WhatsApp ke Aletta. Lebih kekinian he he Namun naas seketika itu juga pesawat yang ditumpangi oleh Arga mengalami gangguan cuaca buruk dan badai. Terlihat sayap pesawat patah, terbakar akibat tersambar petir dan pesawat jatuh di pinggir pantai.

Aletta yang mendengar bahwa pesawat yang ditumpangi oleh Arga jatuh sempat tak percaya awalnya. Aletta merasa shock dan sedih sejadinya tak terkira. Janggal, karena Jasad Arga tidak kunjung ditemukan. Hanya ada kertas yang bertuliskan I Love You from 38.000 Feet terendam di genangan air pinggir pantai.

Aletta masih terus mencari, menunggu dan terus berharap bahwa kekasihnya Arga masih hidup. Karena dalam insiden jatuhnya pesawat tersebut hanya jasad Arga yang tidak ditemukan.

Beberapa tahun kemudian, ayah dan ibu Aletta berusaha menjodohkan Aletta dengan Varrell Bramasta (Ditho) yang juga keturunan bangsawan dan berdarah biru. Dengan mantap dan menjabat tangan penghulu Dhito mengucapkan ijab qabul pernikahan. Tiba-tiba sekelebat Dhito melihat sosok seseorang menatap dirinya dari kejauhan dan berdiri di pintu masjid dan pergi begitu saja.

Apakah seseorang tersebut adalah Arga kekasihnya Aletta? Jika Arga selamat, bagaimana kronologis dirinya bisa selamat dari kecelakaan maut pesawat, atau itu semua hanya halusinasi Dhito saja? Apakah Dhito kemudian tetap kekeh dan melanjutkan ijab qabul pernikahannya dengan Aletta? Segera saksikan di bioskop terdekat kesayangan kamu.

Saya memohon maaf sebesarnya kepada pembaca tidak bisa melanjutkan cerita yang ada dalam film I Love You from 38.000 Feet dan menyisakan tanda tanya besar. Mengingat sedang tayang di bioskop. Ini sebagai bentuk penghargaan saya atas jerih payah kepada semua pihak yang terlibat dalam pembuatan film tersebut.
*****

Secara garis besar saya melihat proses pengambilan gambar dalam film I Love You from 38.000 Feet sangat keren. Mampu dan mewakili keindahan alam Indonesia yang tak kalah dari luar negeri dari ketinggian menggunakan pesawat tanpa awak (drone). Selain itu, ada adegan di dalam laut dengan kekayaan keragaman hayati flora fauna yang begitu indah dan menakjubkan.

Menurut saya film I Love You from 38.000 Feet itu sangat bagus. Kamu harus menontonnya sendiri. Tidak hanya cukup sekadar membaca novel apalagi hanya baca blog ini. Dilihat dari segi ceritanya pun susah ditebak, lucu, ada unsur komedi di dalamnya.

Proses pengambilan gambarnya pun bagus dan halus. Terutama saat insiden kecelakaan pesawat, sutradara dari film ini yakni Asep Kusnidar melibatkan orang yang memang ahli dan profesional di bidangnya. Lihat saja behind the scenes video di bawah ini.
Exclusive: Behind the scene I Love You from 38.0000 Feet

Eit’s tapi jangan lupa, jika kamu nonton siapkan tisue, karena film ini bisa bikin kamu baper habis apalagi kalau yang nonton cewek. Saya liat setelah selesai nonton film ini banyak cewek yang mewek Akhir kata selamat lebaran, mohon maaf lahir dan batin. Selamat menonton dan bersenang-senang. Salam blogger. ● Dede Ariyanto

4 komentar:

  1. Yah... Pemutarannya pas isi dompet lagi horor alias mengkhawatirkan. Kayanya asyik di tonton selesai lebaran, kali aja isi dompet udah ada. Filmnya membuat penasaran, apalagi mirip kejadian kecelakaan pesawat Air Asia akhir tahun 2014

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha ha bisa aja pak Timur Matahari. Bukannya kalo lebaran sebaliknya dompet lagi kebanjiran, yah? Murah kok tiket masuknya. :P

      Hapus
  2. hmmm jadi penasaran pengen nonton filmnya sekaligus baca novelnya...

    BalasHapus

Terimakasih sudah turut berpartisipasi di blog ini dengan cara menulis komentar. Komentar yang berisi iklan, sara, pornografi dan spam terpaksa dihapus! :)

Search

Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Komunitas Blogger

Blogger Reporter Indonesia



Fun Blogging


Warung Blogger


BloggerCrony Community

Karya Buku





Arsip Blog

Cuit-Cuit Yuk!