Thursday, June 1, 2017

Goesar Tourist Souvenir Indonesia yang Berstandar Eropa

SUDAH jadi kebiasaan banyak orang kalau habis bersafari ke luar negeri mereka biasanya membawa oleh-oleh dalam bentuk souvenir. Selain mudah dibawa, souvenir juga memiliki prestige atau gengsi tersendiri bagi pembeli dan pemakainya. Ya, setidaknya bukti "eh aku udah pernah ke sini loh (luar negeri)." 😂 Alasan lain mungkin karena harga souvenir yang terjangkau dan tak repot saat dibawa ke pesawat.

The Best Photo Instagram Contest

Terbukti dari beberapa temanku spulangnya dari Singapura pada bawa gantungan kunci berlogo Merlion. Itu loh.. kepala Singa berbadan mermaid, khas dari Singapura. Uniknya bukan sekadar gantungan kunci biasa tapi juga berfungsi sebagai pemotong kuku. Lucu, imut, dan multifungsikan jadinya. 😘

Sekarang pertanyaannya apakah hal sama juga terjadi terhadap tourist sepulangnya mereka setelah bersafari ke destinasi wisata yang ada di Indonesia? Jawabannya belum, kalaupun ada baru sedikit sekali dan bisa dihitung dengan jari yang menjual souvenir semacam itu.

Berangkat dari semua itu timbul kegusaran sekelompok anak muda Indonesia yang kemudian mendirikan usaha atas nama Goesar Tourist Souvenir. Awalnya aku pun bingung, apa arti dari kata goesar itu sendiri. 😂 Sepertinya tak ada dalam kamus bahasa Inggris. Ternyata benar, arti dari kata goesar sendiri adopsi dari bahasa Indonesia tempo dulu. Sama seperti penamaan orang-orang zaman dulu kayak Soekarno dibaca dengan Sukarno.

Bertempat di restaurant Rarampa A Culinary Experience, Bok M, Jakarta, aku dan beberapa rekan blogger tak ketinggalan media turut menghadiri acara launching Goesar Tourist Souvenir (GTS) mengangkat tema “Beautiful Culture of Indonesia” sekaligus acara buka puasa bersama, Minggu (28 Mei 2017).

Foto Para Petinggi Goesar Tourist Souvenir

Segmentasi penjualan souvenir ini untuk tourist lokal dan mancanegara tapi tidak menutup kemungkinan untuk orang Indonesia. Range harga souvenir yang ditawarkan mulai dari harga Rp 30.000-Rp 1.500.000.

Sampai saat ini kurang-lebih sudah ada 25 jenis souvenir yang diproduksi dan sudah dipasarkan oleh Goesar Tourist Souvenir. Model dan bentuknya pun bermacam-macam. Ada gantungan kunci (key chain), pembuka botol (bootle opener), magnet kulkas (fridge magnetic), tempat minum (tumbler), dan masih banyak lagi beberapa produk lainnya yang tak kalah menarik.

Souvenir Berstandar Eropa

Saat memasuki sesi tanya jawab, bapak Christman Desanto Goesar, selaku pemilik sekaligus Komisaris PT. Goesar Trading Persada mengkalim produknya ini tidak hanya berstandar Malaysia dan Singapura tapi juga berstandar Eropa.

Untuk tahap awal, pihaknya masih memproduksi di luar negeri, yaitu Zinc Alloy dan bahan bakunya juga masih menggunakan sepenuhnya bahan dari luar negeri. Tapi design sepenuhnya asli hasil anak negeri. “Target kita, tahun depan sudah bisa melakukan fabrikasi di Indonesia dengan komposisi bahan baku yang berasal dari Indonesia,” terang Lina Patricia.

Untuk pemasaran, selain mendirikan situs online sendiri yang bisa diakses di www.touristsouvenirindonesia.co.id juga sudah melakukan kerja sama dengan online shopping, TMII, toko-toko souvenir di daerah wisata, bandara, toko produk wisata, hotel gallery, dan modern channel. Goesar Tourist Souvenir juga bermitra dengan distributor, supplier, dan konsinyasi.

Dalam acara ini juga Goesar Tourist Souvenir memboyong beberapa contoh produk souvenir yang juga dijual. Menurut aku memang bener, secara kualitas dengan souvenir dari Singapura yang aku terima dari teman lebih baik.

Bahan yang digunakan pun lebih tebal tapi tak berat. Warna-warni dan design jelas kelihatan beda. Secara team design semuanya anak muda jadi lebih kekinian dan tidak monoton. Hanya untuk packaging plastik untuk diperhatikan lagi kalau masukan dariku gunakan bahan plastik yang lebih tebal sehingga tak mudah sobek.

Deretan Produk Goesar Tourist Souvenir

Saya sebagai blogger merasa bangga dan mendukung penuh, bagaimana pun juga, Goesar Tourist Souvenir tidak hanya jualan tapi juga mendukung pariwisata dan budaya Indonesia. Secara langsung maupun tidak, dengan adanya tourist yang membeli souvenir tersebut membawa pesan informasi tentang kekayaan wisata Indonesia dan budayanya seperti yang tertulis di setiap belakang kemasan souvenir Goesar Tourist Souvenir. Mereka menyebut pesan tersebut dengan istilah "things to do and where to go" nampak seperti pada foto di bawah ini.

Foto Kemasan Depan dan Belakang Goesar Tourist Souvenir

Sementara itu, menurut data Kementerian Pariwisata Indonesia, tahun 2017 adalah tahun kebangkitan pariwisata yang ada di Indonesia yang mencakup 10 destinasi wisata meliputi: Sumatera Utara, Belitung, Jakarta, Wakatobi, Labuan Bajo, Menado, Toraja, Mandalika, Raja Ampat, dan Kepulauan Seribu. Untuk itu, Goesar Tourist Souvenir dan team desainer membuat souvenir dengan daftar tersebut di atas.

Demikianlah acara launching Goesar Tourist Souvenir yang diakhiri dengan buka puasa bersama. Jadi kamu pilih souvenir yang mana? Akhir kata salam blogger! ● Dede Ariyanto

0 comments:

Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Karya Buku





Komunitas Blogger


Indoblognet



Komunitas ISB


Blogger Reporter Indonesia






BloggerCrony Community


Populer Post

Blog Archive

Labels

Arsip Blog