Saturday, October 29, 2016

Serempak Gathering: Meningkatkan Personal Branding dengan Konten Kreatif

KALI pertama lihat flayer yang diposting oleh mbak Ani Berta di status Facebook-nya, bahwa akan ada gathering Serempak. id yang mengangkat tema "The Power of Content," jujur saja saya langsung tertarik dan segera mendaftar agar bisa ikutan acaranya.

Bertempat di BINUS fX Sudirman Lt.6, itu yang benar bukan fX Senayan. Coba saja baca di situs dan akun sosial medianya, semua menggunakan penamaan dan tanda baca fX Sudirman, bukan fX Senayan. Lupakan ini, karena gara-gara ini, saya sempat kesulitan dan tidak bisa menemukan lokasi acara di aplikasi pemesanan ojek car online. Baru, ketika mengetikkan nama BINUS fX Sudirman ke index lokasinya.

Suasana Keseruan Acara Blogger Gathering Serempak.id

Secara garis besar, ini rangkaian acara di bawah naungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) sekaligus sosialisasi mengajak semua lapisan masyarakat untuk mendukung program terbarunya 3Ends melalui undangan blogger gathering. Program ini mencakup tiga poin utama, antara lain:

1. Mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak.
2. Mengakhiri trafficking atau penjualan perempuan dan anak.
3. Mengakhiri keterbatasan akses ekonomi perempuan.

Jika di antara kita ada yang concern dan menyukai tema yang berkaitan anak dan perempuan, bisa mengirimkan artikelnya di situs Serempak.id dengan catatan harus membuat akun keanggotaan terlebih dahulu di sana.

Asal kata Serempak itu sendiri merupakan singkatan dari seputar perempuan dan anak yang masih di bawah naungan KPPPA, yang berfokus pada penyebaran informasi, edukasi, inspirasi, dan bila diperlukan akan memberikan advokasi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di seputar perempuan dan anak. Mantap!

Acara yang kurang lebih berlangsung tiga jam ini, menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten dan ahli di bidangnya. Mereka antara lain adalah: Maman Suherman, penulis buku best seller. Irwin Day, praktisi IT yang juga penggagas dan juga pendiri situs filtering porno Indonesia Nawala. Ani Berta, sosial media aktivis dan sekretaris jenderal Indonesian Women Information Technology Awareness (IWITA), dan Ina A. Murwani, MM. MBA, Deputi Head of Marketing BINUS Business School, Jakarta.

Bagi saya pribadi, tanpa bermaksud membedakan semua pemateri, semuanya bagus dan baik. Tapi ada satu pembahasan yang membuat saya tertarik. Sekali lagi tanpa bermaksud mengesampingkan pemateri atau narasumber lain. Saya harus jujur mengatakan ini. Tapi ini memang subyektif, bisa saja apa yang menurut saya menarik, tidak bagi blogger lain. Satu hal yang pasti, dalam tulisan ini saya ingin menulis mendalam (deep article). Sehingga saya memutuskan untuk menuliskan satu tema pembahasan saja tidak semuanya saya bahas biar fokus.

Saya sudah baca-baca beberapa teman blogger yang sudah menulis reportasenya. Beberapa, sudah cukup lengkap. Jadi saya berusaha menghadirkan dengan sudut pandang yang lain saja. Menyesuaikan dengan temanya "The Power of Content" sekaligus memperingati Hari Blogger Nasional yang jatuh pada 27 Oktober bersamaan dengan diadakannya acara Serempak blogger gathering ini.

Yang membuat saya menarik adalah apa yang sudah disampaikan oleh ibu Ina A. Murwani, MM. MBA, Deputi Head of Marketing BINUS Business School, Jakarta. Dalam pembukaan materi, dirinya langsung bertanya kepada semua blogger yang hadir dalam acara ini. "Ibu-ibu, bapak-bapak, jika harimau mati meninggalkan belang dan gajah meninggalkan gading, kira-kira kalo blogger meninggalkan apa?" Tanya bu Ina di awal presentasinya yang cukup singkat.

Dari semua peserta blogger, rata-rata mereka menjawab meninggalkan tulisan. Apa yang disampaikan oleh ibu Ina, tidak lain mengingatkan kembali khitah kita sebagai seorang blogger yang terletak pada kekuatan brand dan konten yang ditulis.

Membawakan materi "Personal Branding and Content Blog", ibu Ina memberikan beberapa tips bagaimana semestinya menjadi seorang blogger. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah golden rule: know your target audience, select the theme yang jika diartikan tahu target pembaca dan tepat dalam memilih tema blog.

Ini penting, karena kita sebagai blogger, tidak bisa menuliskan semua tema atau menulis untuk semua target pembaca. Langkah awal buat yang baru akan belajar atau membuat blog dengan merumuskan hal tersebut terlebih dahulu. Guna menjaring pembaca yang memiliki kesamaan dan kesukaan terhadap tema yang kita tulis.

Pada akhirnya, pembaca akan berlangganan membaca konten-konten blog kita secara berkelanjutan. Jika ini dilakukan secara konsisten dan terus-menerus bukan tidak mungkin bisa mendatangkan pembaca yang jumlahnya puluhan, ratusan, bahkan ribuan.

Menulis satu tema blog memudahkan orang lain dalam mengenali kita sebagai blogger yang memang spesialis membahas satu tema. Sehingga branding mudah terbentuk. Hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah memiliki logo dan tagline atau slogan yang di letakkan tepat di bawah header judul blog. Posisinya harus mudah terlihat dan mudah terbaca oleh pengunjung blog kita.

Saat ini, banyak tema blog yang sejenis atau serupa seperti tema blog travelling dan kuliner. Jika tema blog kamu general atau banyak orang yang mengangkat tema yang sama, usahakan apa yang beda dengan tema blog kita?

Penggunaan warna yang mendominasi blog secara keseluruhan juga perlu diperhatikan. Sedikit banyak kita harus tahu arti dan makna filosofi warna itu sendiri. Misalnya, warna violet menggambarkan royal dan kemewahan, warna kuning kebahagiaan atau happy, dan warna biru melambangkan kedamaian, kekerasan dan berani.

Makna dan Arti Warna Dalam Template Blog. (Foto: Aprijanti)

Begitu juga dengan makna dan filosofi warna-warna lain yang nantinya akan digunakan buat template atau design blog kita. Sebagai seorang blogger, sekadar menulis saja tidaklah cukup. Tapi, bagaimana membuat tulisan yang bisa mempengaruhi pembacanya (influencer) syukur-syukur bisa viral.

Untuk lebih membuat konten blog jadi tambah menarik, blogger bisa menambahkan konten lain di dalam postingan blog dengan foto, infografis, atau video. Pembaca tidak hanya membayangkan, setidaknya dengan adanya tambahan konten blog tersebut, diharapkan pembaca juga bisa merasakan tidak hanya melalui indra penglihatan tapi juga indra pendengaran.

Dan terakhir, guna mengangkat personal branding blog, kita bisa gunakan dan maksimalkan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi atau postingan yang sudah dibuat di blog.

Oh iya, ibu Ina tidak hanya sekadar berteori tetapi juga menampilkan contoh-contoh blogger-blogger terkenal dunia yang sesuai dengan tema tulisannya. Sama dengan apa yang sudah disampaikan tersebut di atas. Jika dibandingkan dengan kita dan saya sendiri, apalah artinya blog kita yang masih kebanyakan isinya gado-gado dan "pesanan." :P

Berbeda dengan mereka blogger kondang kelas dunia. Untuk itu, jangan berbangga diri dan sombong dulu, karena di atas langit masih ada langit. Terus perbaiki personal branding dan content blog, karena itu adalah the power of blog. Salam blogger dan selamat hari blogger Nasional. ● Dede Ariyanto

9 comments:

  1. Parah aku gk boleh buka info ini, tp akhirnya sampe dicomenin juga.

    ReplyDelete
  2. teori dah dapet ya mas Dede, tinggal praketikan ajah nihhh ;p

    ReplyDelete
  3. Hahaha makjeb yNg terakhir... blog gado2 dan pesanan...

    ReplyDelete
  4. bloger-bloger kelas dunia itu siapa aja ya masdede?

    ReplyDelete
  5. Blog-ku masih gado-gado dan sesekali terima pesanan. Duh....

    ReplyDelete
  6. Permpuan adalah pilar keluarga
    sebagai lelaki katakan "Stop Pada Kekerasan Thd Perempuan" *kayaiklan

    ReplyDelete
  7. saya blogger gado-gado, masih harus banyak belajar...

    ReplyDelete
  8. Jleb bangat tentang blogger gado-gado dan pesanan itu, semoga kedepan bisa lebih baik lagi ��

    ReplyDelete
  9. Wuii keren banget acaranya @.@ pengen ikutan kak huhu

    ReplyDelete

Terimakasih sudah turut berpartisipasi di blog ini dengan cara menulis komentar. Komentar yang berisi iklan, link atau tautan, sara,pornografi, dan spam terpaksa dihapus!

Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Karya Buku





Komunitas Blogger

Blogger Reporter Indonesia



Warung Blogger


BloggerCrony Community

Populer Post

Blog Archive

Labels

Arsip Blog