Rabu, 20 Maret 2013

Pengalaman dan Mimpiku Bersama Yamaha Xeon RC

IMPIAN saya dari dulu sebenarnya ingin sekali membeli sepeda motor baru. Setiap ada informasi motor baru saya pasti antusias untuk melihat dan mencari informasi di internet. Bahkan, jika ada pameran, saya mengumpulkan brosur motor selain brosur komputer tentunya. Dua tahun terakhir ini, tabungan saya ternyata di Bank tidak pernah cukup untuk membeli motor. Harga motor masih tinggi bagi ukuran kantong saya. Sekarang harganya sekitar 15 jutaan. Maklum banyak pengeluaran untuk makan, bayar kos per-bulan dan biaya hidup di Jogja.

Saya memang saat kuliah dulu sejak dari semester lima sudah tidak lagi minta kiriman uang dari orang tua hingga sekarang. Bisa bertahan hidup dan kuliah di Jogja berkat mengajar di LPK (Lembaga Pendidikan Keterampilan), menulis buku atau artikel di koran, seminar dan jasa service komputer. Skil tersebut saya dapatkan karena awalnya saya juga kursus di LPK komputer dan belajar secara otodidak.

Hingga sekarang pun jumlah rekening tabungan saya baru mencapai 5 jutaan. Maklum, sekarang saya hanya seorang dosen honorer biasa yang statusnya jauh berbeda dengan dosen PNS (Pegawai Negeri Sipil). Dosen honorer hanya digaji Rp 60.000,-/ 1,5 jam itu pun belum dipotong pajak 6% dan statusnya sewaktu-waktu bisa tidak mengajar lagi karena alasan sesuatu hal dan lain hal. Ada teman menyarankan untuk kredit, alasan saya tidak kredit karena penghasilan perbulan belum jelas. Terkadang artikel dimuat koran terkadang juga tidak. Sehingga saya belum berani untuk mengambil sepeda motor secara kredit.

Setiap hari seperti biasa saya membaca berita detik.com terutama berita tentang teknologi di kanal detiki-Net dan akhirnya tanpa sengaja membaca info lomba blog kontes Yamaha yang hadiah utamanya mendapatkan uang senilai 10 juta. Detik.com memang kerap sekali mengadakan lomba blog. Saya kemudian bersemangat kembali dan tertarik untuk mengikuti lomba ini. Pikir saya, "Siapa tau kali ini bisa beruntung. Jika ditambah dengan uang tabungan yang ada di Bank maka totalnya adalah 15 jutaan. Cukup untuk membeli motor Yamaha terbaru Xeon RC". Info gembira ini pun saya bagikan juga ke teman, barangkali tertarik dan ingin mencoba keberuntungan seperti saya juga. Tapi yang didapat malah gurawan dan senyuman yang intinya mereka tidak percaya. Saya kemudian positive thinking saja dan dalam hati berkata "Ya sudahlah, barangkali bukan rejeki mereka".

Alasan saya ingin membeli motor baru karena motor yang saya gunakan sudah cukup berumur walau masih layak digunakan. Motor saya keluaran tahun 2002. Berarti usianya sudah 11 tahun. Motor tersebut rencananya akan saya hibahkan untuk sahabat dekat saya, Icha. Sebab sepertinya dia lebih membutuhkan sekali untuk pekerjaannya sebagai penyiar Radio. Terkadang Icha mendapat jatah untuk siaran di pagi buta di saat yang lain masih terlelap tidur. Tidak mungkin jam 4 pagi ada angkutan umum. Jarak antara kos-nya dengan kantor terlalu jauh. Jika menggunakan angkutan umum harus naik dua kali angkutan.

Di sisi lain, saya juga harus berangkat mengajar di pagi hari jam 7.30. Sementara Icha belum pulang siaran. Saya mengajar di kampus Jogja yang terkenal dengan ilmu sosial dan keislamannya. Saya disana mengajar ICT (Information Communication and Technology). Jalan kaki sebenarnya sehat, jaraknya lumayan jika ditempuh bisa menghabiskan waktu 10 menitan.

Jika kaki dalam kondisi sehat sebenarnya bukan masalah. Masalah terbesar adalah telapak kaki saya terkena penyakit eksim kering. Sehingga jika untuk berjalan perih dan sakit. Karena pecah-pecah terkadang keluar darah pada bagian telapak kaki yang retak atau pecah-pecah. Perih dan sakit sekali. Namun bagaimana lagi. Terkadang jika kebetulan sisipan dengan mahasiswa saya yang naik motor saya beranikan diri untuk menumpang. Terkadang sama orang yang tidak saya kenal sama sekali, malu sebenarnya namun bagaimana lagi. Saya hanya berdo’a, semoga Allah membalas kebaikan orang yang selama ini memberikan saya tumpangan motor.

Sudah berobat ke beberapa dokter bahkan ke pengobatan alternatif hingga ke dokter spesialis kulit hasilnya tetap saja belum kunjung sembuh tuntas. Sembuh jika masih mengkonsumsi obat dan menggunakan salep kulit. Namun jika lepas salep atau obat perlahan kembali kambuh. Sampai kapan, saya juga kurang tau. Hanya do’a yang terus kupanjatkan kepada-Nya setiap shalat lima waktu agar menemukan dokter dan obat yang cocok.

Dokter bahkan yang ada di Jakarta sudah memvonis penyakit saya sulit diobati yang ada mencegah dan suatu saat (maksudnya ketika obat dan salep habis) kambuh lagi. Kadang dalam hati berfikir. Akankah saya setiap bulan minum obat. Katanya minum obat terus-menerus dapat merusak ginjal. Entahlah. Walaupun ada motor, terkadang oper atau perpindahan gigi nyeri sekali saya rasakan ketika kaki saya kambuh.

Sepertinya saya memang harus menggunakan motor matic. Temen saya juga menyarankan seperti itu, namun apa daya belum ada dana cukup. Setiap shalat saya selalu berdo’a kepada Allah semoga saja di kemudian hari saya bisa mewujudkan impian saya membeli motor baru. Singkatnya saya selalu bergantian menggunakan motor, kadang malah saya yang dibonceng jika kaki saya kambuh dan sakit.
******

Sore itu Minggu, (10/3) cuaca cukup cerah, saya bersama dengan Icha pergi untuk melihat pameran komputer yang berlangsung antara tanggal 9-13 Maret 2012 bertempat di dalam gedung JEC (Jogja Expo Center). Mumpung baru pulang berobat kaki dari Jakarta selama 2 bulan, sehingga kaki masih bisa untuk diajak jalan-jalan. Di depan sebelah kanan gedung ternyata ada stand test ride motor Yamaha keluaran terbaru Xeon RC. Penasaran akhirnya saya pun mencobanya, meskipun sedikit antri.

Saya termasuk satu dari sekian banyak orang yang beruntung dapat merasakan secara langsung kehebatan dan kecanggihan Xeon RC dalam acara test ride tersebut. Ada dua buah motor yang didisplay dengan pilihan Thunder Bolt Blue (biru-putih) dan Cosmic White (putih-orange) untuk dicoba. Kesan pertama saya melihat motor Xeon RC saya kira ini adalah bukan motor matic, seperti motor bergigi pada umumnya. Karena bentuknya macho, cocok untuk cowok atau cewek. Bentuknya tidak terlalu besar dengan dimensi PxLxT 1855 mm x 700 mm x 1070 mm dan juga tidak terlalu kecil sedang buat saya yang berpostur dan berperawakan bongsor.

Sebelum mencoba, saya masih dibuat penasaran. Saya pun melihat jarak terendah dari motor ke tanah lebih tinggi yaitu 135 mm jika dibandingkan dengan motor matic pada umumnya. Ujung siku body bagian bawah juga sedikit membulat naik ke atas. Penting bagi saya memperhatikan bagian ini. sebab selama ini saya sering melihat orang ketika mengendarai motor matic dengan menuntun motor mereka secara perlahan dibantu dengan kakinya ketika melintasi polisi tidur dalam kondisi tetap di atas motor.

Sangat tidak nyaman sekali bukan, jika ada banyak polisi tidur terus-terusan seperti itu. Juga akan terjadi benturan yang dapat merusak atau membuat baret body motor bagian bawah karena gesekan atau benturan dengan polisi tidur terus-menerus. Apalagi jalanan yang kerap saya lewati mengajar di LPK ada banyak polisi tidur sedikit lebih tinggi melebihi ukuran standar polisi tidur pada umumnya. Standar tinggi ukuran polisi tidur harusnya tidak boleh lebih dari 12 cm. Maksudnya penduduk setempat saya yakin baik, agar pengendara tidak kebut-kebutan. Tetapi tidak memperhatikan tinggi dari standar polisi tidur menyebabkan kecelakaan atau rusaknya motor.

Jika diperhatikan secara detail rancangan knalpot dari Yamaha Xeon RC terinspirasi dan diadaptasi langsung dari motor keren Yamaha T-Max yang powerful nan eksklusif. Selain itu, badan knalpot samping dari Xeon RC dibalut dengan titanium yang bersifat isolator (tidak dapat menghantarkan panas). Ini tentu ada fungsinya, bukan hanya aksesoris semata. Fungsinya tidak lain adalah mengamankan kaki pengendara atau yang membonceng ketika menyentuh badan knalpot secara tidak sengaja, sehingga tidak merasakan panas atau luka.

Ujung pembuangan gas atau angin berbalut besi berwarna silver, fungsi besi ini tentu mencegah masuknya tetesan air hujan secara langsung saat berkendara. Mendekatnya knalpot dengan body motor menjamin stabilitas motor saat berkendara. Badan knalpot juga sedikit menungging ke atas ± 35°. Tentunya cocok sekali dengan iklim di Indonesia ketika musim penghujan tiba. Terlebih di kota besar seperti Jakarta, dimana sering terjadi banjir walau hanya selutut kaki, akibatnya banyak dijumpai beberapa motor mogok karena lubang dari knalpot motor kemasukan air akibat rancangan badan knalpot yang biasa-biasa saja atau rata horizontal ke belakang.

Saya juga suka sekali dengan bentuk velg racing Xeon RC terlihat semakin sporty perpaduan warna dan kombinasi list velg yang tegas. Dengan velg racing, tentu mudah sekali dalam hal perawatan. Sebab saya punya pengalaman tidak menyenangkan saat membersihkan atau mengelap motor lama pada bagian velg yang masih menggunakan ruji.

Mau tidak mau satu persatu harus dibersihkan sampai ke sela yang sulit dijangkau. Maklum, saya tipe orang yang suka bersih sama halnya dengan blog ini pun bersih dan rapi bukan? :) Design pada bagian body motor tak kalah keren dengan stiker perpaduan warna trendy dan striping yang tegas. Keren sekali tidak perlu mengeluarkan ongkos mahal untuk biaya skotlet motor.

Shockbreaker atau arm lebih kuat dan tangguh meskipun jumlahnya hanya satu terletak di sebelah kiri belakang. Hal ini dimaksudkan guna mengurangi berat sepeda motor Xeon RC, kemudian mempermudah dalam bongkar-pasang ban atau perbaikan dibandingkan dengan motor matic dual arm. Bobotnya juga lebih ringan 3 Kg jika dibandingkan dengan Xeon versi sebelumnya. Dengan berkurangnya bobot dan menggunakan mesin injeksi pasti performa dan kecepatan Yamaha Xeon RC sudah tidak diragukan lagi.

Ada sesuatu yang aneh saat saya salah memutar kunci motor salah, terdengar bunyi klik dengan sedikit sundulan dari dalam jok motor. Ternyata Yamaha Xeon RC mengintegrasikan kunci pengaman, starter dan bagasi. Keren, jadi tidak perlu lagi copot kunci ke belakang jok motor saat pengisian bensin. Terang saja saya pun turun dari motor sebentar untuk melihat isi dari bagasi. Bagasi motor terbilang luas dengan volume 12,5 liter. Bisa digunakan untuk menyimpan helm ukuran sedang. Tidak lagi takut kehilangan helm.

Saat pertama starter dinyalakan terdengar deru mesin halus. Saya pun kemudian melaju melintasi area yang sudah ditentukan. Mengingatkan saya lima tahun lalu saat test ride membuat SIM (Surat Izin Mengemudi) motor. Terdapat kurang lebih lima cone berwarna orange ditempatkan dengan posisi zig-zag dan melewati papan besi warna merah dengan panjang 2 meter dan lebar 20 cm untuk merasakan keseimbangan pengendara. Saya pun dengan baik melewatinya, benar-benar lincah dan gesit. Hingga saya terus mencobanya berulang kali sampai puas. Putaran rante dan mesin halus, tarikannya juga mantap. Sayang panjang lintasan terbatas, sehingga kecepatan dari motor Yamaha Xeon RC tidak dapat saya rasakan secara maksimal. Tapi meskipun begitu, saya puas banget sudah mengendari Xeon RC ini.

Akhirnya Bisa Juga Merasakan Kecanggihan Yamaha Xeon RC

Seusai test ride saya dihampiri oleh mbak SPG (Sales Promotion Girl) Yamaha menawarkan sistem pembayaran kredit Xeon RC. Parasnya cantik :), namanya juga SPG. Ternyata namanya adalah mbak Nuki. Kita pun kemudian terlibat obrolan santai seputar teknologi canggih Xeon RC.

Nuki : "Slamat siang mas Dede… Gimana tadi saat nyoba motor baru Xeon-nya?"
Saya : "Canggih mbak. Cetar, membahana, badai!" Sautku sambil bercanda ala Syahrini. Mbak Nuki ikut tertawa. "Mbak Nuki, saya mau tanya-tanya nih"
Nuki : "Ooh.. silakan mas, dengan senang hati" Jawabnya.
Saya : "Sebetulnya, apa sih teknologi fuel injeksi itu?" Sebenernya saya belum ngerti banget tentang mesin dengan teknologi Fuel Injection (FI) itu seperti apa. Malu sih sebenernya mau tanya, tapi gak pa-pa ah biar tambah pengetahuanku.

Nuki : "Jadi begini mas, mesin berteknologi injeksi itu adalah teknologi terbaru yang diterapkan di motor Yamaha, satu diantaranya adalah Xeon RC ini. Injeksi artinya semprotan, bisa dibilang sistem injeksi adalah sistem penyemprotan mas. Kalo fuel sendiri artinya bahan bakar. Jadi kalo digabungin ya artinya fuel injeksi itu sistem penyemprotan bahan bakar dari tanki bahan bakar menuju injektor ke dalam ruang bakar".

"Semuanya di atur oleh controler canggih mas Dede. Juga didukung dengan banyak sensor pintar. Sensor-sensor ini yang kemudian mengatur seberapa banyak bahan bakar yang dibutuhkan. Menyesuaikan dengan kondisi udara luar dan lain sebagainya. Hasilnya selain bensin lebih irit, performa dan kecepatannya pun meningkat. Oh ya, singkatan dari RC itu sendiri adalah Racing Champion yang memiliki arti kurang lebih juara balap mas. Memang sengaja motor Xeon RC ini dirancang oleh Yamaha dengan memiliki kecepatan maksimal di saat dibutuhkan juga bisa buat santai dengan nyaman".

"Gampangnya jika diperumpamakan adalah seperti otak pada tubuh manusia. Otak ini yang mengatur detak jantung, paru-paru, bernafas dan lain sebagainya. Otak ini juga yang mengatur kapan harus makan dan juga minum jika haus. Jadi sesuai dengan porsi, tidak berlebihan tidak kekurangan. Karena semuanya dikendalikan dan diatur oleh otak. Sama halnya teknologi fuel injeksi pada Xeon RC ini mas…"

Saya : "Oh begitu yah. Katanya perawatannya susah ya mbak?"
Nuki : "Itu mitos, mas. Justru dengan teknologi injeksi perawatan gampang banget. Karena jika terjadi kerusakan cukup diambil saja controler dengan sistem komputerisasi secara otomatis akan mendiagnosa kerusakan pada mesin. Gak perlu bongkar-bongkar mesin lagi".

Saya : "Cerdas!" Dalam hatiku begumam."Mbak, bagaimana kalo suatu saat rusak?"
Nuki : "Gak usah bingung mas untuk kerusakan atau service.. Yamaha kan sudah punya service center yang tersebar ke seluruh Indonesia dengan dukungan teknisi yang handal. Jadi mas-nya cukup bawa motor aja ke tempat terdekat kota mas-nya"

Saya : "Oke trimakasih ya mbak, saya mau liat pameran komputer dulu di dalam gedung"
Nuki : "Oke, jangan lupa kredit Yamaha Xeon RC terbarunya ya mas. Apalagi kalo mase beli kontan harganya sekitar Rp 15 jutaan ajah"

Saya : "Doakan saja ya mbak semoga bisa cepat beli" Sembari senyum kemudian saya pun pergi dan masuk ke gedung JEC untuk melihat pameran komputer.
******

Banyak dari teman-teman saya ternyata yang sudah menggunakan motor matic. Dulu, motor matic awalnya dirancang hanya untuk berpergian jarak dekat seperti berbelanja dan mengantar anak ke sekolah. Tak heran banyak penggunanya dari kalangan ibu-ibu rumah tangga dan kaum hawa, karena kemudahannya tanpa harus repot mengoper gigi layaknya motor pada umumnya. Cukup putar gas tangan motor secara otomatis berjalan sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Nampaknya sekarang sudah dan sedang menjadi trend menggunakan teknologi matic. Tidak hanya motor bahkan kendaraan roda empat mobil sekarang pun mengusung teknologi baru ini.

Awalnya saya tidak suka motor matic. Bagi saya motor matic hanya untuk ibu-ibu atau kaum perempuan. Dikarenakan tidak maksimal untuk ngebut saat dibutuhkan karena tidak bergigi. Tetapi setelah saya mencoba Yamaha Xeon RC, cara pandang saya yang keliru terhadap motor matic terjawab sudah.

Masih kurang yakin dengan kecanggihan dan kecepatan sepeda motor milik Yamaha Xeon RC? Berikut bisa dibaca testimoni sang juara Moto GP 2012 Jorge Lorenzo. Siapa yang tidak kenal dengan sang juara satu ini. Liat juga tayangan video Lorenzo di YouTube menggunakan sepeda motor Yamaha Xeon RC.

Ada saat saya ingin menikmati perjalanan dengan santai dan nyaman, tetapi ada saat saya butuh performa hebat. Hanya New Xeon RC yang dapat memberikan keduanya. New Xeon RC, everything I needs. (Jorge Lorenzo)

Urusan warna Xeon RC banyak pilihannya. Ada lima pilihan warna yang ada, yaitu: Dazzling Black (hitam-kuning), Thunder Bolt Blue (biru-putih), Victorious Red (merah-putih), Cosmic White (putih-orange) dan Regal Purple (ungu-putih) saya jatuh hati dengan pilihan warna Victorious Red. Perpaduan warna merah dan putih khas sekali dengan lambang bendera Indonesia. Jika saya pribadi, memang suka sekali dengan warna merah dan putih, tidak heran jika warna dominan dari blog saya juga merah dan putih.

Sedikit informasi, blog saya ini menggunakan layanan Blogspot pada umumnya hanya saja alamatnya (domain) sudah saya daftarkan dengan panggilan nama saya agar mudah diingat. Kembali ke warna, dengan lima pilihan warna yang disediakan. Pembeli dapat bebas memilih warna sesuka hati atau sesuai dengan kepribadiannya masing-masing. Sebab menurut ahli warna memiliki arti makna dan filosofi. Tidak mungkin Yamaha merancang motor dengan warna-warni tersebut tanpa arti.

Kalau ini baru foto saya dengan sepeda motor impian saya Yamaha Xeon RC warna merah bergaya ala Lorenzo

Bagi maniak otomotif sepeda motor, tak lengkap rasanya atau bagaikan masakan tanpa garam jika spesifikasi motor keluaran terbaru Yamaha Xeon RC di blog ini tidak saya tampilkan. Berikut tabel spesifikasi lengkap Yamaha Xeon RC berdasarkan dimensi, rangka, mesin dan kelistrikan.


SPESIFIKASI
DIMENSI
PxLxT
1855 mm x 700 mm x 1070 mm
Jarak Sumbu Roda
1265 mm
Jarak Terendah ke Tanah
135 mm
Tinggi Tempat Duduk
760 mm
Berat Isi
101 kg
Kapasitas Tangki Bensin
3.8 L
RANGKA
Tipe Rangka
Under Bone
Suspensi Depan
Teleskopik
Suspensi Belakang
Unit swing, Suspensi Tunggal
Ban Depan
70/90-14M/C 34P
Ban Belakang
90/8014M/C 49P
Rem Depan
Cakram
Rem Belakang
Tromol
MESIN
Tipe Mesin
4 Langkah, 2 Valve SOHC, Berpendingin Cairan
Jumlah/ Posisi Silinder
Cylinder Tunggal
Volume silinder
124,86 cm3
Diameter x Langkah
52,4 x 57,99 mm
Perbandingan Kompresi
10,94 : 1
Daya Maksimum
11,4 PS (8,4 kW) / 9000 rpm
Torsi Maksimum
10,4 N.m (1,06kgf.m) / 6500 rpm
Sistem Starter
Electric Starter dan Kick Starter
Sistem Pelumasan
Basah
Kapasitas Oli Mesin
Total : 0.90 Liter/ Perawatan Berkala : 0.80 Liter
Sistem Bahan Bakar
Fuel Injection System  (YMJET-FI)
Tipe Kopling
Kering, Kopling Sentrifugal
Tipe Transmisi
V-belt Otomatis
Pola Pengoperasian Transmisi
Otomatis
KELISTRIKAN
Sistem Pengapian
TCI (Transistor Control Ignition)
Battery
YTZ5S
Tipe Busi
NGK/CR7E
Spesifikasi Lengkap dari Yamaha Xeon RC

Saya adalah seorang penulis buku yang juga sering menulis di surat kabar atau koran terkenal di salah satu kota Yogyakarta dan satu lagi di Semarang (Jawa Tengah). Bisa dikatakan profesi sampingan saya selain mengajar adalah sebagai jurnalis freelance. Semua yang saya tulis tentang review produk gadget terkini dan seputar perkembangan dunia informasi dan teknologi. Arsip atau kumpulan artikel yang sudah berhasil dimuat koran tersebut sebagian besar bagi pembaca yang ingin membacanya sudah saya posting di blog ini terletak pada menu "Arsip".

Ternyata, bukan jaminan seorang yang sudah menulis buku dan artikelnya sering dimuat di koran dapat memenangkan kompetisi lomba blog di internet. Sudah hampir lebih dari satu tahun saya mengikuti kontes lomba blog tapi ternyata tidak pernah menang. Jangankan menang tiga besar, mendapatkan hadiah dengan kategori terkecil pun tidak pernah, apalagi juara umum atau juara satu.

Berbagai do’a dan usaha sudah saya lakukan. Sampai pada suatu hari saya pernah membaca artikel di dalamnya terdapat kutipan yang cukup menarik "Allah pasti akan menjawab (mengabulkan) seluruh do’a hamba-Nya, waktunya saja yang belum tepat untuk menjawab do’a tersebut. Teruslah optimis dan tetap berusaha". Merinding rasanya saya, namun dalam hatiku berkata, "Saya kira manusiawi dan wajar jika manusia pada suatu saat mempunyai titik jenuh dan putus asa. Keep spirit and salam blogger.

20 komentar:

  1. Semoga mimpinya jadi kenyataan ya Mas :)

    BalasHapus
  2. Amin, trimakasih sudah berkunjung :)

    BalasHapus
  3. Artikelnya bener-bener natural.... sukses ya.... :)

    BalasHapus
  4. Trimakasih, itu pengalaman pribadiku. Sebenernya malu untuk dituliskan. Tapi semoga bermanfaat dan menginspirasi ;)

    BalasHapus
  5. Trimakasih juga sob atas do'anya amin amin amin

    BalasHapus
  6. trims pak, atas kunjungan nya :) semoga impian pak dede dan impian saya juga jadi kenyataan hehe terus follow http://www.berandakeluargasakinah.blogspot.com ya :D hehe

    BalasHapus
  7. waaah ctar membahana bener, mau balapan dimana mas :D
    salam berbagi yaaa

    BalasHapus
  8. wah wah... pesaingnya aja kayak gini, makin sulit menang nih... :D
    ternyata mas Dede penulis ya.. saya juga baru merintis mau jadi penulis mas,,, mungkin ke depan bisa minta ilmunya gimana nerbitin buku ya... :)

    BalasHapus
  9. Salam kenal juga Mas Dede

    Owhh.. mas dede penulis ya, pantes bisa bikin tulisan yang "cetar membahana" seperti ini.
    Semoga sukses ya

    Tulisan kita adalah dunia dan gagasan kita yang muncul karena motivasi atau kata hati.
    Jadi pesan saya jangan menyerah dalam Lomba, mau menang atau tidak yang penting sudah maksimal memberikan yang terbaik.

    Keep Up The Good Work
    Salam Hangat
    -tomo-

    BalasHapus
  10. bagus mas ulasannya, kalau sudah rezeki tak akan ke mana :)

    BalasHapus
  11. Dream! Semua berawal dari mimpi. Itu yang saya yakini dari founding father Yamaha, dalam tulisan saya berjudul “Inovasi Yamaha Cepat Canggih dan Keren”. Filosofi Genichi Kawakami berdasar pada orisinil, kejujuran, kerja keras, semangat, percaya diri, inovasi, berkarakter, dan unik, tentunya menjadi filosofi juga bagi para penggunanya. Dan lewat kepercayaan atau believe, saya yakin Dream itu terwujud, sehingga seperti halnya Yamaha “Selalu Semakin Di Depan”, cepat, canggih, dan keren, sportif dan trendy. Dan saya percaya juga “Yamaha adalah mimpi kita bersama.” Semoga semua mimpi dan hajat kita terwujud. Amien.

    BalasHapus
  12. Setelah kubaca artikelmu ini hingga selesai sangat menyentuh, bahkan aku merinding mas. Hatimu baik sekali. Saya do'akan kamulah pemenangnya mas. Banyak saya petik pelajaran dan hikmah dari kisahmu ini. Bahwa manusia itu harus bermimpi, berani bermimpi itu bagus daripada tidak sama sekali. Bahwa manusia itu harus memiliki sifat pantang menyerah. Bahwa manusia itu harus berbagi dengan sesama. Bahwa manusia itu harus bersyukur. Ulasan membahas motormu pun apik. Yakin mas, kamulah pemenang juara satu untuk kali ini. Memang nuansanya berbeda, yang ditulis dengan hati dan tidak. Salam...

    BalasHapus
  13. @ Arin Maulana: Amin, trimakasih :)
    @ Wulan Habibuw: Boleh dengan senang hati, insya Allah saya bantu sebisa saya mbak :D
    @ Hartomo: Trimakasih mas atas nasehatnya ^_^
    @ Membebaskan: Iya ya mas, bener juga. Kalo rejeki gak bakal kemana ;)
    @ Poetry: Aminnn,...trimakasih mbak Putri
    Syahrul Kirom: Amin amin amin ya Allah @_@

    BalasHapus
  14. @ Materi Kuliah: Trimakasih mas, numpang keren aja kok sama motor Xeon RC he he ^_^

    BalasHapus
  15. mantapppp...moga menang lomba ya mas...

    BalasHapus
  16. Ini nih calon pemenangnya. Luar biasa!!!! :)
    Ditunggu makan-makannya yah...

    BalasHapus
  17. wah,,,,,bagus mas,,,, ajarin dunk cara bloging bagus gini,,,,,saya masi amatir nee,,,,,, :)

    BalasHapus
  18. @Masjid Ashshidiiqi: Amin :)
    @Diana Mayasari: Trimakasih, boleh-boleh aku juga masih belajar kok mbak :D

    BalasHapus

Terimakasih sudah turut berpartisipasi di blog ini dengan cara menulis komentar. Komentar yang berisi iklan, sara, pornografi dan spam terpaksa dihapus! :)

Search

Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Komunitas Blogger

Blogger Reporter Indonesia



Fun Blogging


Warung Blogger


BloggerCrony Community

Karya Buku





Cuit-Cuit Yuk!