Sabtu, 28 November 2009

Mengenal Ulama Hadist

DATA BUKU :
Judul buku : Tokoh dan Ulama Hadis
Penulis : Ibnu Ahmad ‘Alimi
Penerbit : Mashun (Kelompok Masmedia Buana Pustaka)
Tahun terbit : 2008
Halaman : i+241 hlm

Jika Soekarno pernah berkata “jangan lupakan jas merah” maka benar. Maksudnya adalah jangan lupakan sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan akan sejarah. Sejarah senantiasa menjadikan diri kita agar lebih introkspesi diri, sejarah harusnya mampu membuat optimisme dan semangat bagi kita semua. Begitu juga dengan sejarah para tokoh dan ulama hadis.

Tokoh dan ulama hadis dekade tahun ini menurut hemat penulis, jarang masyarakat mengenalnya. Apalagi di negeri Indonesia ini. Hal dan bukti paling nyata adalah dengan mengajukan pertanyaan kepada murid SD (Sekolah Dasar) tatkala mereka ditanya “siapa Abu Said al-Khudri itu?” maka dengan jujur dan wajah polosnya menggelengkan kepala seraya berkata “gak tau…”. Berbeda tatkala diajukan dengan pertanyaan “Kamu kenal Naruto?” maka dengan semangatnya mereka menjawab hingga detil. Semua itu terjadi tidak lain karena peran media. Secara arti luas media terbagi dua kelompok cetak dan elektronik, namun yang paling efektif untuk berdakwah adalah media elektronik, misalnya televisi. Mengapa televisi? Karena televisi zaman sekarang ini hampir semua masyarakat memilikinya, juga kemudahannya yang hanya cukup dengan menonton, semoga media televisi hendaknya mampu menghadirkan tayangan-tayangan Islami. Terutama para tokoh dan ulama hadis, janganlah tontonan Islami hanya berlaku di bulan Ramadhan saja.

Buku yang berjudul Tokoh dan Ulama Hadis yang disusun oleh Ibnu Ahmad ‘Alimi merupakan salah satu alternatif jawaban dari fenomena tersebut di atas. Secara garis besar buku ini menjelaskan tokoh dan ulama hadis dalam tiga periode. Pertama periode tokoh dan ulama hadis dari kalangan sahabat nabi. Kedua tokoh dan ulama hadis dari kalangan tabiin dan setelahnya. Dan ketiga tokoh dan ulama hadis dari kalangan yang ada enam (Kutub as-sittah).

Layaknya biografi di dalamnya terdapat beberapa tokoh dan ulama hadis seperti Abu Hurairah, Abdullah bin Umar, Anas bin Malik, Ummul Mukminin Aisyah, Abdullah bin Abbas, Said Ibnu al-musayyab, Urwah Ibnu az-Zubair, Imam Bukhari, Imam Muslim dan masih banyak lagi. Meliputi tentang penjelasan identitas, kepribadian, perjuangan, kegiatan ilmiah dan kitab-kitab karya mereka. Dengan bahasa yang mudah dipahami, seolah-olah pembaca dibawa hidup pada zaman nabi dan berkenalan di dalamnya satu persatu dengan tokoh dan ulama hadis.

Kita menyakini dan beriman benar bahwa pedoman hidup manusia agar mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat adalah dengan berpegang teguh terhadap Al-Qur’an dan Al-Hadis. Hadis merupakan segala hal, baik itu yang diucapkan, dilakukan atau diterapkan oleh Rasulullah saw. Dalam mencatat, menghafalkan, dan mengajarkan hadis para tokoh dan ulama hadis secara sungguh-sungguh agar terhindar dari kesalahan.

0 komentar:

Search

Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Komunitas Blogger

Blogger Reporter Indonesia



Fun Blogging


Warung Blogger


BloggerCrony Community

Karya Buku





Cuit-Cuit Yuk!