Rabu, 31 Agustus 2016

Ngopi Bareng MPR Lagi: Mengenal Lebih Dekat MPR

SEBELUMNYA saya pernah posting di blog Diajak Ngopi Bareng MPR RI. Ini adalah lanjutan dari diskusi dan ngobrol santai bareng MPR RI sebelumnya, berarti yang kedua kalinya. Kalau sebelumnya di salah satu Cafe Senayan City, sekarang langsung di markas besarnya MPR. Tepatnya di gedung MPR/DPR jalan Jenderal Gatot Subroto ruang Nusantara V lantai dua, Jum'at (26/8/2016).

Sama dengan ngopi yang pertama, karena ini adalah kelanjutan dari acara ngopi sebelumnya, tentu peserta yang diundang pun mereka yang datang di ngopi Senayan City. Berhubung dari peserta blogger dan netizen ada yang berhalangan dan tidak bisa hadir, maka terpaksa ada pergantian yang menggantikan teman-teman blogger dan netizen yang berhalangan atau tidak bisa hadir.

Suasana Ngopi Bareng MPR RI

Barangkali ada yang penasaran di sana kita ngapain aja. Silakan baca artikel saya sampai selesai, yah. Dalam ngopi kali ini konsepnya sama dengan ngopi sebelumnya, santai dan jauh dari kesan formal. MPR ingin lebih dekat dengan masyarakat melalui blogger dan netizen yang diundang karena tidak mungkin mengundang semua masyarakat untuk masuk terkait keterbatasan tempat dan ruang.
Sabtu, 20 Agustus 2016

Pesona Gunung Galunggung dan Curug Ciparay Tasikmalaya

TASIKMALAYA telah menjelma menjadi kota wisata yang indah semenjak Kampung Naga, sebuah perkampungan adat yang masih dijaga kelestariannya terekspos keberadaannya. Kini, kota Tutug Oncom ini tidak hanya dikenal sebagai kampung aksesoris Raja Polahnya yang sudah terkenal ke seluruh Indonesia.

Wisata budaya Kampung Naga kerap kali digabung dengan wisata Gunung Galunggung karena lokasinya yang berdekatan. Di kampung yang masih menjaga kearifan lokalnya mulai dari tradisi hingga tata cara bermasyarakat ini, kamu akan melihat rumah-rumah penduduk yang terbuat dari bambu di tengah hijaunya persawahan yang menjadi mata pencaharian utama warga.

Panorama Keelokan Gunung Galunggung Sumber Foto: Wisatanesia.com

Tidak seperti Baduy yang mulai terbuka untuk umum, penduduk Kampung Naga masih enggan untuk menerima kunjungan wisatawan dari luar karena tidak ingin dijadikan tontonan dan khawatir terjadinya perubahan pada tradisi mereka. Padahal, lokasi kampung ini tidak jauh dari jalan raya yang menjadi perlintasan Garut – Tasikmalaya, lho. Sehingga kamu gak akan susah menemukan kampung ini.
Kamis, 18 Agustus 2016

Mie Koba yang Khas dan Bersejarah

KOTA Pangkalpinang selain memiliki banyak destinasi wisata yang meliputi sejarah dan budaya jangan lupakan juga terkenal akan wisata kulinernya. Salah satunya adalah wisata kuliner Mie Koba. Jika Anda suka atau pecinta makanan yang terbuat dari Mie maka Mie Koba layak dan harus dicoba. Hanya di sini, di Pangkalpinang kita bisa mencicipi Mie Koba yang legendaris itu. Tidak di tempat lain atau di daerah manapun.

Mie Koba Kota Pangkalpinang (Dokumentasi Pribadi)

Mie Koba sekilas bila diperhatikan, tak jauh berbeda memang dengan mie kebanyakan. Eits, tunggu dulu. Apa yang membuat Mie Koba menjadi begitu spesial hingga selalu dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke kota Pangkalpinang adalah karena rasanya yang khas dan sejarah yang terkandung di dalamnya.

Jika berkunjung ke kota Bangka atau Pangkalpinang, sempatkanlah untuk mampir dan makan Mie Koba di sini. Teman saya yang satu mobil bernama mas Adi Onggoboyo berkata, “Kalo belum mampir dan makan Mie Koba, berarti kamu belum ke sini,” candanya sambil tertawa lebar.
Sabtu, 13 Agustus 2016

Diajak Ngopi Bareng MPR RI

TAHUN ini boleh dibilang masih menjadi tahun emas bagi netizen dan blogger, terlebih setelah bapak Presiden mengundang 100 blogger ke istana negaranya Sabtu, 12 Desember 2015. Sejak saat itu, bargaining position blogger jauh melesat ke atas.

Suasana Ngopi MPR Bareng Blogger

Semoga di tahun ini dan tahun-tahun berikutnya terus menjadi tahun keemasan bagi blogger. Ini semua tergantung banyak faktor, tidak hanya kualitas dari tulisan blogger tapi juga sikap atau attitude blogger saat menghadiri suatu event.
Minggu, 07 Agustus 2016

Kelas Blogger Piknik ke Sukabumi

WEEKEND ini kami Kelas Blogger jalan-jalan atau piknik ke Sukabumi dulu. Dengan mengendarai mobil ayah Nurterbit dan mobilnya mas Imam. Kita semua berangkat ke Sukabumi dari Tebing Adventure (tokonya Kang Arul) Jum'at, 5 Agustus 2016 jam 12 malam dini hari. Dan alhamdulillah, sampai dengan selamat di Sukabumi subuhnya Sabtu, 6 Agustus 2016.

Kelas Blogger Mandi di Air Panas Cisolok, Sukabumi

Jadi, ada dua rombongan dengan dua mobil. Di hari berikutnya Sabtu malam, 6 Agustus 2016 disusul dua rombongan lagi dari Jakarta dan Bandung. Rombongan dari Jakarta ada bang Udin dan dari Bandung ada Fauzi beserta keluarga. Total ada empat rombongan dan empat mobil. Wih, kalian luar biasa kompak sekali. Salut!
Kamis, 04 Agustus 2016

Ring of Fire Adventure (RoFA), Program Baru Kompas TV

TEMA traveling atau jalan-jalan tak bisa dipungkiri saat ini sedang dan banyak digandrungi oleh banyak orang. Terbukti, dari beberapa video yang saya upload di YouTube, paling banyak viewer-nya adalah tempat wisata dan jalan-jalan. Ironinya, banyak dari para traveler (sebutan bagi yang suka jalan-jalan) lebih bangga jalan-jalan ke luar negeri ketimbang di negerinya sendiri Indonesia. Padahal, di Indonesia banyak destinasi wisata yang sama bahkan jauh lebih Indah pesona alamnya dibandingkan dengan luar negeri.

Bincang Sapa dengan Para Pemain RoFA

Kompas TV mencoba mengangkat kembali kekayaan alam Indonesia melalui program terbarunya "Ring of Fire Adventure (RoFA)" dengan mengusung tema "Return of The East." Mengapa harus Indonesia Timur? Alasan utama rasa toleransi antar sesama di Indonesia timur masih kental. Diharapkan acara ini tidak hanya sebagai tayangan tapi juga sebagai teladan generasi muda pentingnya toleransi dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika yang mulai memudar.
Selasa, 02 Agustus 2016

Jadi Narasumber di FriendsRadio.id

JIKA kamu berfikir kalau radio itu sudah ketinggalan zaman atau sudah tidak update lagi, maka kamu salah! Radio dari dulu hingga sekarang tetap eksis. Bahkan pada masa penjajahan dulu radio menjadi benda yang sangat eksklusif dan mahal. Terbukti dengan film dokumenter pembacaan proklamasi kemerdekaan RI Soekarno-Hatta menjadikan radio penyambung lidah Soekarno-Hatta saat itu untuk menyiarkan ke seluruh antero negeri Indonesia.

Menjadi Narasumber Obrolan Kreatif di FriendsRadio.id

Perkembangan zaman membuat Radio terbagi menjadi dua. Pertama yang konvensional dan kedua berbasis streaming. Keduanya ini masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.

Kekurangan Radio konvensional biasanya terkendala dengan jangkauan atau frekuensi siaran. Pendengarnya juga terbatas, hanya mereka yang ter-cover frekuensi radio tersebut saja yang bisa mendengarkan.

Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Karya Buku





Komunitas Blogger

BloggerCrony Community

Indoblognet

Komunitas ISB

Blogger Reporter Indonesia

Populer Post

Arsip Blog

Label

Arsip Blog