Friday, August 18, 2017

LRT City, Hunian Terpadu dan Solusi Kemacetan Jakarta

TINGKAT kemacetan kota Jakarta itu emang udah parah banget. Makanya jangan heran kalo ada istilah tua di jalan yah. Bayangin aja, di Jakarta ini, kalo kita jalan sampe rumah lagi udah malem aja. Lamanya itu ada di jalan karena macet. Untuk itu, gak heran kalo semua pekerja banyak yang berangkat petang pulang petang.

Tapi, kita sebagai bangsa yang berkembang juga gak boleh pesimis ya. Sebaliknya harus tetep optimis. Beberapa hari yang lalu, aku ikutan acara blogger gathering yang diadakan oleh Blogger Crony Community (BCC) bekerja sama dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), tempatnya ada di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (14 Agustus 2017).

Foto Bareng Blogger Crony Community
Tuesday, August 15, 2017

Kenal Kopi Lebih Dalam Lewat Acara Coffee Business Meeting

LAMPUNG itu surganya kopi bro! Kalau kamu ke Lampung, jangan heran banyak penduduknya yang berkebun kopi. Sepanjang jalan kita lihat di depan rumah penduduk banyak yang menjemur hasil panen kopi mereka. Terutama di Liwa, Lampung Barat, hampir semua warganya berkebun kopi. Dan biasanya, oleh-oleh khas Lampung itu ya kopi.

Aku dan Farichatul Jannah seneng banget ya pastinya bisa diajak ikutan acara ini. Selain sebagai blogger, tentunya juga sebagai couple vlogger 😀 Kita di Lampung kurang-lebih selama dua hari. Serangkaian acara ini namanya Coffee Business Meeting yang diinisiasi oleh Mitra Branding Communication, Lampung Segalow, AEKI (Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia) Lampung, dan didukung penuh sama Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung.

Biji Kopi Merah Robusta

Kesan pertama pas pesawat kita landing di Bandar Udara Radin Inten II, kita semua terkejut dan kaget loh. Ternyata acara kita disambut langsung oleh Gubernur Lampung itu sendiri yakni bapak M. Ridho Ficardo. Nampak jelas papan reklame depan bandara ada foto besar bapak Gubernur dengan teks ucapan selamat datang peserta Coffee Business Meeting. Papan reklame itu ternyata tak hanya satu sisi, tapi juga dua sisi. Otomatis, setiap orang yang melintas jalan ini juga akan lihat dengan jelas papan reklame tersebut. Keren!
Sunday, August 13, 2017

Aviary Hotel, Hotel Berkonsep Serba Burung

PERLAHAN tapi pasti, Bintaro tumbuh jadi kota yang layak penghuni dan strategis. Selain udaranya yang masih sejuk dibandingkan kota Jakarta, kalau kalian pernah jalan di sepanjang jalan Boulevard Bintaro ini hampir selesai dibangun pertokoan-pertokoan dan beberapa tempat nongkrong yang nyaman. Semakin lengkap karena kini sudah dibangun hotel Aviary.

Setiap hotel punya konsep dan strategis tersendiri dalam menawarkan fasilitas yang dimilikinya, pun dengan hotel Aviary ini yang terbilang unik karena mengusung konsep serba burung. Maka jangan heran kalau logo hotel ini menggunakan kepala burung toucan.

Foto Bersama Food Blogger depan Hotel Aviary

Hotel ini memang terbilang baru, menurut Sri Utami Widyastuti, selaku marketing communication manager, saat ngobrol santai bareng food blogger di area restaurant grand launching sendiri secara resmi digelar pada Selasa, 16 Mei 2017. Adapun pemilik hotel ini adalah bapak Aswin Sumampau, yang juga CEO Aviary Bintaro Hotel.
Saturday, July 22, 2017

Musik Orkestra dari Sayuran-Sayuran

NGOMONGIN soal lemari es atau lemari pendingin aka kulkas hehe 😅 Siapa sih yang gak kenal sama barang yang satu ini. Hampir semua orang punya lemari pendingin. Barang ini sudah menjelma menjadi kebutuhan pokok apalagi buat kamu yang jomblo sudah berumah tangga.

Beberapa bulan yang lalu, kita alhamdulillah udah beli lemari pendingin yang mempunyai teknologi terbaru, yakni pintu atas atau freezer yang dijamin gak akan ada es batu atau biang es. Dan setelah beberapa bulan pemakaian, kita cukup takjub dan heran juga dengan teknologi terbaru yang terus berkembang dan maju lebih memudahkan hidup manusia. Emang bener gak ada biang es yang numpuk sedikitpun.

Siapa Sangka, Sayuran Ini Bisa Jadi Alat Musik Orkestra

Padahal, lemari pendingin lama yang ada di rumah ibu dan bapak selalu ada biang es-nya dan merepotkan sekali kalau setiap bulan harus rajin-rajin bersihkan biang es alias menguras es batu. Kalau gak rajin bersih-bersih bisa cepet penuh ruangan freezer dengan es dan susah menyimpan stok makanan kebutuhan sehari-hari.
Saturday, July 15, 2017

Jobs.id Membuka Kesempatan Berkarir di Event Qareer Carnival 2017

SETIAP lebaran Jakarta pasti ramai dengan pendatang baru setiap tahunnya. Para pemudik umumnya membawa sanak saudaranya ke Jakarta untuk mengadu nasib. Tanpa dibekali dengan skill, pengalaman, dan pendidikan yang cukup, sulit sekali mendapatkan pekerjaan di Jakarta. Hidup di Jakarta itu keras bro! Maka jangan heran, suka ada istilah "ibu kota lebih kejam daripada ibu tiri".

Seusai lebaran atau akhir tahun biasanya dijadikan kesempatan untuk pindah kantor atau mencari pekerjaan baru. Biasanya sih gitu, kalau liat ritme dari beberapa pengalaman teman-teman yang ada di Jakarta. Mencari kerja di Jakarta bisa dibilang gampang-gampang sulit. Selain dibutuhkan pengalaman, kenalan atau jaringan, skill, pendidikan, juga kejelian membaca peluang. Salah satunya dengan mengikuti pameran atau bursa kerja yang rutin diadakan di Jakarta.

Foto Bersama Blogger Gathering Bareng Jobs.id

Tapi, kamu juga harus tau. Terkait pameran kerja suka ada beberapa oknum yang mengambil kesempatan dalam kesulitan. Ya, siapa lagi kalau bukan event organizer penyelenggara pameran kerja. Cirinya biasanya memungut biaya masuk. Aku punya pengalaman gak hanya satu tapi beberapa kali. Bayangkan, jika setiap peserta atau jobseekers harus membayar Rp 50.000 dikalikan pengunjung setiap harinya, berapa pundi-pundi rupiah mengalir deras ke tangan mereka.

Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Karya Buku





Komunitas Blogger


Indoblognet



Komunitas ISB


Blogger Reporter Indonesia






BloggerCrony Community


Populer Post

Blog Archive

Labels

Arsip Blog