Saturday, 30 January 2016

Acer Liquid Z320, Bukti Cintaku untuk Dinda

DUNIA anak-anak dunia bermain. Dunia bersenang-senang. Sebagai orang tua harus memahami prinsip ini dulu. Jika sudah memahami, maka tak akan sulit untuk mengarahkan atau mendidik anak. Jauh lebih mudah mengajak anak-anak bermain sambil belajar ketimbang menyuruhnya untuk belajar. Pandai-pandai saja mengemas materi belajar sebagai permainan atau game yang menarik. Utamanya mereka yang berprofesi sebagai pengajar.

Keponakanku Nadinda Zahrin Mahira (Dinda).

Permainan anak-anak zaman dulu beda dengan zaman sekarang. Zaman dulu kita kenal permainan tradisional serat edukasi seperti tengklek, pletokan, ular naga, lompat tali, atau petak umpet. Anak-anak sekarang lebih anteng dengan perangkat smartphone atau tabletnya masing-masing. Tidak ada yang salah dengan anak-anak. Perubahan zaman salah satunya yang membuat semua itu berubah.

Sebagai orang tua tidak boleh “kecolongan.” Harus terus mengontrol, mengawasi, bila perlu mendampingi buah hati saat bermain gadget. Perlu batasi hari atau waktu tertentu saat bermain gadget. Jangan sampai mereka terlena dan lupa waktu. Berikan pemahaman mana yang boleh dan tidak boleh diakses. Juga pemahaman tentang sex education sesuai porsi umur anak. Lebih baik orang tua yang memberikan pemahaman, daripada anak mendapatkan dari luar dari mengakses internet atau temannya yang belum tentu kebenarannya bisa dipertanggungjawabkan.
Tuesday, 26 January 2016

Tiga Kebaikan Alam Ada di RJ Facial Cleanser

SIAPA bilang pria tidak butuh perawatan? Sama halnya perempuan, pria pun butuh perawatan, minimal perawatan membersihkan wajah. Begitu juga dengan saya. Seharian ada di lapangan atau berada di ruangan AC (Air Conditioner) membuat kulit wajah teras cepat kering dan kusam. Air sabun biasa pun tak mampu menjaga kulit tetap sehat dan lembab kembali.

Selama ini saya hanya menggunakan air sabun mandi biasa untuk membersihkan wajah. Apalagi setelah menikah menjaga penampilan sedikit berkurang. Berbeda saat bujangan dulu. Mungkin merasa sudah laku kali, yah he he Jangan ditiru! Bagaimana pun juga, apapun pekerjaan kita, menjaga penampilan tetap utama terutama wajah.


Banyaknya pilihan produk di pasaran membuat kita bingung memilih produk. Menjadi dilema ketika barangnya ternyata mengandung zat berbahaya seperti merkuri. Sebenarnya, bukan hanya merkuri yang patut diwaspadai. Zat kimia berbahaya lain seperti talc, particle nano, formaldehida, triclosan, butil asetat, diethanolamine (DEA), petroleum distillates, kationik surfaktan, dan coal tar patut dihindari.

Official Account Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube e-Mail

Lomba Acer Liquid Z320

Komunitas Blogger

Blogger Reporter Indonesia



Fun Blogging


Warung Blogger

Karya Buku





Cuit-Cuit Yuk!