Senin, 26 September 2016

Clash of Dynasty Game, Game Strategi Tanpa Repot

SEKARANG ini apa yang tidak bisa dilakukan oleh ponsel cerdas bernama smartphone. Dalam kehidupan sehari-hari, hampir semua kebutuhan bisa terpenuhi oleh smartphone. Mulai dari isi pulsa listrik, air, kirim-terima uang, pembayaran, pesan tiket, jual-beli, sampai pesan ojek pun sudah bisa dilakukan.

Begitu juga dengan game, perkembangannya sungguh luar biasa. Jadi teringat masa kecil dulu, game paling populer yang dimainkan adalah jenis game keluaran Nintendo. Itu pun harus dimainkan melalui konsol game. Sejenis stick game dan kelengkapannya termasuk kaset-kasetnya. Saat itu yang punya masih sedikit, hanya beberapa orang saja. Dalam satu lingkup RT, masih bisa dihitung jari berapa keluarga yang memiliki.

Ilustrasi Game Clash of Dynasty di iPhone.

Tak lama setelah handphone masuk Indonesia, masih ingat dulu dengan game ular yang satu warna hitam-putih? Jadi game favorit di handphone Nokia. Itu pun belum banyak yang punya. Saat itu handphone masih dianggap barang mewah oleh banyak orang.

Baru setelah handphone jadi kebutuhan pokok dan bukan lagi barang mewah, hingga perusahaan Telkom gulung tikar atau lebih tepatnya bergeser ke lini bisnis lain karena perkembangan handphone yang tak terbendung lagi. Dengan harga satu jutaan saja, semua orang sudah bisa membeli smartphone yang bisa diinstal game-game keren. Kurang lebih tiga tahun terakhir ini, smartphone mengalami perkembangan yang luar biasa dalam hal game.
Kamis, 22 September 2016

OPPO F1s dan OPPO Big Bekasi

WARGA Bekasi sekarang boleh bangga. Selama ini, Bekasi selalu jadi banyolan atau ejekan dengan sebutan yang beraneka ragam. Mulai dari sebutan planet Bekasi, hingga baru-baru ini ada istilah baru passport Bekasi atau negara Bekasi. Sebegitu jauhkah Bekasi? Kalau kata Rhoma Irama, ter-la-lu.

Saya sendiri pun tak tau pasti, siapa kali pertama orang yang mencetuskan istilah-istilah tersebut. Dugaan kuat istilah-istilah tersebut muncul secara alami. Mengingat jarak antara Bekasi dan Jakarta yang begitu jauh. Padahal, jika kita hitung-hitung jaraknya hanya 23 Km saja.

Service Center OPPO di Ruko Emerald Commercial, Summarecon, Bekasi.

Jarak tersebut tentu saja terasa sangat jauh bagi mereka yang tinggal di Bekasi dan bekerja di Jakarta. Apalagi mereka yang masuk kerja di pagi hari. Tentu harus berangkat sebelum ayam jantan berkokok. Jika tidak, bisa terlambat dan kena omel atasan.

Belum lagi dengan transportasi kendaraan yang kurang memadai. Mulai dari angkutan yang tak layak edar, hingga keterlambatan moda transportasi yang sering terjadi. Tidak sampai di situ, kemacetan kota Jakarta yang entah sampai kapan berakhir. Hidup di kota besar seperti Jakarta dan Bekasi jika tidak sabar dan kuat iman bisa stres.

Search

Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Komunitas Blogger

Blogger Reporter Indonesia



Fun Blogging


Warung Blogger

Karya Buku





Cuit-Cuit Yuk!