Thursday, December 15, 2016

Enjoy Kepulauan Seribu

JIKA kamu browsing destinasi atau tujuan wisata yang ada di Jakarta, pasti Kepulauan Seribu masuk halaman pencarian pertama di Google. Kepulauan Seribu sekarang ini menjadi satu dari sepuluh obyek wisata yang ada di Jakarta. Tidak hanya menarik wisatawan domestik bahkan wisatawan luar negeri.

Awalnya saya kira jumlah atau total pulau di Kepulauan Seribu terdapat seribu pulau. Tidak, mungkin saking banyaknya pulau kecil-kecil yang menyebabkan disebut dengan Kepulauan Seribu.

Serunya Snorkeling Bareng Teman-Teman

Saya dan beberapa teman blogger merasa senang bisa berwisata ke beberapa pulau yang ada di Kepulauan Seribu. Kalau kata anak zaman sekarang istilah kerennya hopping island, 'melompat' dari satu pulau ke pulau berikutnya. Bahkan dua orang teman blogger datang dari luar kota, yakni ada dari Semarang dan Lampung. Luar biasa. Salut.

Dengan mengendarai kapal predator, kita pun berangkat tatkala terik matahari sudah mulai tidak hangat lagi dari Dermaga 16 pantai Marina, Ancol Kamis, (9 Desember 2016). Kabarnya, menurut panitia yang saya ajak ngobrol di dalam kapal ongkos pulang-pergi menggunakan kapal predator hanya Rp 300.000 saja.

Kita pergi selama dua hari satu malam dengan tujuan beberapa pulau sekaligus yang sudah disusun sesuai rencana perjalanan (itinerary). Dari sembilan pulau yang ada di itinerary, hanya dua pulau yang belum kami kunjungi, yakni pulau Tidung dan pulau Ayer mengingat waktunya tidak memungkinkan untuk menjelajah atau meng-explore lagi.

Adapun ke-tujuh pulau yang berhasil kami datangi adalah Pulau Bidadari, Kelor, Onrust, Cipir, Untung Jawa, Harapan, dan Pramuka. Masing-masing pulau memiliki potensi wisata yang unik dan indah. Tapi secara pribadi saya suka dengan pulau Kelor. Alasannya pemandangan dan pantainya indah banget. Pantas saja pernikahan Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto dilaksanakan di pulau Kelor.

Sementara untuk pulau pertama yang kita singgahi adalah pulau Bidadari. Pulau Bidadari satu dari pulau yang ada di Kepulauan Seribu yang berpenghuni, mengingat tidak semua pulau yang kita datangi berpenghuni, dalam artian dihuni oleh masyarakat. Pulau yang kita kunjungi dan tak berpenghuni misalnya pulau Kelor, Onrust, dan Cipir.

Vlog Enjoy Kepulauan Seribu Bareng Aku dan Icha

Ada mitos unik di pulau Bidadari, apalagi kalau bukan Pohon Jodoh. Konon kabarnya, bagi mereka yang sulit menemukan jodoh atau pasangannya, dengan berkunjung ke pulau ini dimudahkan ketemu jodohnya. Cocok buat kamu yang masih sendiri atau jomblo :) Kita boleh percaya dan tidak. Faktanya, ini menjadi keunikan tersendiri dan cerita rakyat dari mulut ke mulut, terlepas benar dan tidaknya.

Bagi kamu yang baru saja menikah, nampaknya pulau ini cocok sekali buat honeymoon atau bulan madu. Tersedia beberapa home stay yang memang disewakan untuk pengunjung. Udaranya sejuk, semilir angin pantai dan panorama pulau jauh dari sesak dan kemacetan hingar-bingar kota Jakarta yang padat. Kami pun sempat menjumpai kijang dan anakan komodo selama berkeliling pulau. Benar-benar back to natural banget deh. Ah, pulau Bidadari aku juga suka banget.

Sementara kami menginap di pulau Harapan. Sayang, di Kepulauan Seribu sepengetahuan saya belum ada hotel. Hanya sebatas home stay dari rumah warga yang disewakan. Lumayan besar dengan beberapa kamar tidur, kamar mandi, dan ruang tamu dengan fasilitas standar dan Air Conditioner (AC). Harga sewa per-harinya dari Rp 600.000. Lagi-lagi saya harus bilang ini murah jika dibagi rata dengan teman kamu yang menyewa home stay tersebut.

Malam harinya kita makan ala prasmanan di perumahan warga yang lokasinya tidak jauh dari home stay di mana kita tinggal. Sembari menikmati makanan juga dihibur dengan musik dan hiburan organ tunggal. Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari perwakilan masyarakat, blogger, dan kementerian pariwisata. Diakhiri dengan bakar-bakar ikan segar sebagai penutup makan malam.

Di hari kedua, kita semua diajak ke laut perairan yang tidak jauh lokasinya dari kepulauan Harapan untuk melakukan snorkeling. Menurut saya, ini adalah acara inti dari kegiatan kita, melihat keindahan biota bawah laut dan terumbu karang yang indah dengan perlengkapan jaket pelampung, kaca mata renang, dan alat bantu pernapasan renang.

Saya sih optimis dan percaya bahwa pariwisata yang ada di Indonesia sejatinya tak kalah hebat dan Indah dengan luar negeri. Jika terus dikelola, dijaga, dan dipromosikan dengan baik bukan tidak mungkin pariwisata di Indonesia menjadi tujuan utama tidak hanya terpusat di Bali saja. Akhir kata, saya Dede Ariyanto, salam blogger!

5 comments:

  1. snorklingnya itu bikin nagih sih yak, padahal masi di Jkt :)

    ReplyDelete
  2. Yap setuju. Pariwisata Indonesia indah banget. jadi harus semua pihak menjaga, merawat dan mengelolanya.

    ReplyDelete
  3. aku belom pernah nih pergi kesana, jadi pengen :(

    ReplyDelete
  4. Weh Jalan-jalan Terus ni ya....:D

    ReplyDelete
  5. semoga suatu saat bisa kesana.... suka mupeng kalo liat tempat2 cakep..

    ReplyDelete

Terimakasih sudah turut berpartisipasi di blog ini dengan cara menulis komentar. Komentar yang berisi iklan, link atau tautan, sara,pornografi, dan spam terpaksa dihapus!

Social Media

Facebook Twitter Instagram YouTube Google+ e-Mail

Karya Buku





Komunitas Blogger


Indoblognet



Komunitas ISB


Blogger Reporter Indonesia






BloggerCrony Community


Populer Post

Blog Archive

Labels

Arsip Blog